Instansi Swasta Diminta Ajukan Vaksinasi dengan Menyediakan Tempat

Ilustrasi. - Freepik
28 April 2021 15:57 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO - Walikota Jogja, Haryadi Suyuti meminta instansi pemerintahan dan swasta di wilayah setempat untuk menggelar program vaksinasi dengan mengandalkan tempat masing-masing. Lokasi milik pemerintahan yang terbatas sehingga perlu melibatkan lokasi lain yang dimiliki instansi guna mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

Hal itu disampaikan Haryadi dalam kunjungan program vaksinasi di Gembira Loka, Rabu (28/4/2021). Haryadi menyebut dengan jumlah vaksin yang memadai pihaknya juga meminta agar sejumlah rumah sakit di wilayah setempat ikut serta dalam menyukseskan program vaksinasi di Kota Jogja.

BACA JUGA : Mei 2021, Vaksinasi Gotong Royong Dimulai. Ini Kata Dokter

"Sekarang stok vaksin ada 24.000 dan ada lagi yang mau datang sebanyak 38.000, jadi stoknya banyak, makanya kami harap rumah sakit bisa mempercepat program vaksinasi," kata Haryadi.

Haryadi menambahkan, instansi seperti Gembira Loka yang ada di Kota Jogja bisa mengusulkan kepada Dinas Kesehatan setempat untuk menggelar program vaksin. Nantinya pihak instansi hanya menyediakan tempat sementara kesediaan vaksin dan juga petugas vaksinator disediakan oleh Pemkot Jogja.

"Syukur-syukur kalau petugas vaksinatornya dari instansi itu. Jadi memang perlu kerja sama," katanya.

Lebih lanjut dia memastikan bahwa proses vaksinasi juga terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia asalkan terdaftar dalam kartu keluarga (KK). Warga dari luar daerah yang berdomisili di Jogja juga bisa mengikuti proses vaksin dengan menyertakan KK.

"Jadi kami terbuka dengan warga manapun tapi mesti terdaftar di KK. Kan banyak juga pelajar yang dari luar daerah tinggal di sini," ujar dia.

BACA JUGA : Pemda DIY Pastikan Siswa Sekolah Belum Termasuk Sasaran Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan, kesediaan vaksin di wilayah setempat sangat mencukupi untuk menggelar vaksinasi massal bagi sejumlah instansi swasta. Pihaknya berharap agar seluruh pihak mampu bekerja sama dalam mendukung program vaksinasi Covid-19.

Saat ini total telah ada sebanyak 97.304 orang yang telah divaksin dosis pertama dan 70429 orang yang telah mendapat dosis kedua serta sebanyak 167.733 orang yang telah divaksin secara keseluruhan. "Kesediaan vaksin sangat cukup di tempat kami. Itu aturannya mesti distok 30 persen agar bisa mengusulkan kembali ke pemerintah pusat," katanya.