Dapat Tambahan Vaksin, Pemkab Sleman Mulai Sasar Pedagang Pasar

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
02 Mei 2021 17:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan Sleman kembali mendapatkan tambahan vaksin sebanyak 18.000 vial. Selain untuk lansia, pelayan publik, vaksinasi mulai menyasar para pedagang pasar.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan pekan ini Sleman kembali mendapatkan tambahan vaksin sebanyak 18.000 vial. Pada pekan sebelumnya, Dinkes telah menerima sebanyak 19.600 vial vaksin dan sudah didistribusikan ke seluruh fasilitas kesehatan (Faskes).

"Sasarannya masih lansia dan pelayan publik yang masih tercecer. Pekan lalu, dari target 20.000 lansia sudah tercapai 18.000 lansia yang divaksin," katanya, Minggu (2/5/2021).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sleman per 1 Mei 2021, capaian distribusi vaksin untuk Lansia Dosis 1 sebanyak 41.056 orang atau 67,78% dan Dosis 2 sebanyak 15.558 orang atau 25,75% dari 60.566 pendaftar. Sementara untuk vaksinasi Pelayan Publik Dosis 1 mencapai 71.354 orang atau 67,55% dan Dosis 2 mencapai 48.882 orang atau 46,28% dari 105.628 pendaftar.

BACA JUGA: Ini 2 Titik Penyekatan Wilayah di Kota Jogja

Adapun SDM Kesehatan dosis 1 mencapai 19.026 orang atau 116,25% dan dosis 2 mencapai 16.911 orang atau 103,33% dari 16.379 pendaftar. Dengan demikian capaian vaksin di Sleman untuk dosis 1 sebanyak 131.436 orang atau 71,99% dan dosis 2 sebanyak 81.381 orang atau 44,58% dari 182.573 orang pendaftar.

"Kami akan terus menambah sasaran sambil menunggu stok tambahan vaksin. Mulai Selasa (4/5/2021) kami akan buka kembali pendaftaran untuk lansia," kata Joko.

Sembari terus menyelesaikan pemberian vaksin bagi lansia, Dinkes Sleman mulai bersiap untuk memberikan vaksin bagi para pedagang tradisional. Untuk tahap awal, Dinkes menyiapkan dua pasar sebagai model percontohan.

Joko mengatakan kedua pasar yang akan disasar vaksin yakni Pasar Gentan Kapanewon Ngaglik dan Pasar Sambilegi Kapanewon Depok. Hal itu merupakan hasil koordinasi antara Dinkes dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Adapun pelaksanaan vaksinasi bagi pedagang, katanya, akan digelar sebelum hari raya Idulfitri.

"Berdasarkan data awal, terdapat sekitar 570 pedagang di dua pasar tersebut yang akan menerima vaksin. Pemberian vaksin kami lakukan secara on the spot. Vaksin diberikan setelah jam tutup operasional pasar sehingga tidak mengganggu aktivitas warga pasar," katanya.