Sudah 131.436 Warga Sleman Telah Divaksin Covid-19

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
02 Mei 2021 19:17 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat hingga 1 Mei 2021 sebanyak 131.436 orang atau sekitar 71,99 persen warga sasaran telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama dari total 182.573 yang mendaftar.

"Sedangkan yang telah menjalani vaksinasi dosis kedua ada sebanyak 81.381 atau sekitar 44,58 persen," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Minggu (2/5/2021).

Menurut dia, warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 tersebut meliputi sumber daya manusia (SDM) kesehatan, pekerja publik dan warga lanjut usia (lansia).

"Vaksinasi untuk SDM kesehatan total mendaftar sebanyak 16.379, yang telah menerima dosis pertama ada sebanyak 19.026 atau sekitar 116,25 persen. Sementara yang telah menerima vaksinasi dosis kedua ada sebanyak 16.911 atau 103,33 persen SDM kesehatan," katanya.

BACA JUGA: Ini 2 Titik Penyekatan Wilayah di Kota Jogja

Ia mengatakan untuk vaksinasi COVID-19 sektor pekerja publik tercatat untuk yang mendaftar sebanyak 105.628, dan yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 tahap pertama sebanyak 71.354 atau sekitar 67,55 persen.

"Sedangkan pekerja publik yang telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis kedua tercatat sebanyak 48.882 sasaran atau 46,28 persen," katanya.

Shavitri mengatakan untuk vaksinasi COVID-19 bagi lansia tercatat yang mendaftar ada sebanyak 60.566 sasaran, dan yang telah menerima vaksinasi dosis pertama ada sebanyak 41.056 atau 67,628 persen.

"Kemudian sasaran lansia yang telah menerima dosis kedua sebanyak 15.588 atau sekitar 25,75 persen," katanya.

Ia mengatakan untuk total kasus COVID-19 di Kabupaten Sleman hingga 1 Mei 2021 tercatat total konfirmasi positif sebanyak 14.360 kasus, total pasien dinyatakan sembuh sebanyak 12.751 kasus dan meninggal dunia konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 388 kasus.

"Sementara untuk penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 pada 1 Mei 2021 tercatat untuk kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 104 kasus, konfirmasi positif dinyatakan sembuh sebanyak 31 kasus dan satu kasus konfirmasi positif meninggal dunia," katanya.

Sumber : Antara