Jemaah Tarawih di Masjid Sanden Bantul Terinfeksi Covid-19, 22 Orang Positif

Ilustrasi. - Freepik
03 Mei 2021 15:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 22 orang yang menjadi bagian jemaah salat tarawih di salah satu masjid di Padukuhan Sanggrahan, Murtigading, Sanden, Bantul, dinyatakan positif Covid-19. Satu orang yang diduga sebagai penyebar virus Corona telah meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengungkapkan penularan Covid-19 terungkap saat salah satu orang yang menjadi bagian jemaan salat tarawih mengikuti tarawih dan tadarusan di masjid tersebut pada Minggu (25/4/2021) lalu, memeriksakan diri ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, orang itu dinyatakan positif Covid-19.

BACA JUGA: Polisi yang Diincar Perempuan Pengirim Sate Beracun Ternyata Penyidik Satreskrim Polresta Jogja

Oki, panggilan akrab Sri Wahyu Joko Santosa, mengatakan jemaah tersebut juga sempat dirawat di rumah sakit.

"Namun kemudian meninggal dunia. Ia punya komorbid," kata Oki,  Senin (3/5/2021).

Petugas kemudian men-tracing orang yang kontak erat. Didapatkan satu orang lainnya positif Covid-19.

Petugas kemudian kembali men-tracing 23 orang lain yang ikut salat tarawih

"Hasilnya 21 orang lainnya positif Covid-19," jelasnya.

Oki menyebutkan dari semua contact tracing yang dinyatakan positif Covid-19 bergejala. Saat ini mereka telah menjalani isolasi.

Menurut Oki, saat ini Satgas Covid-19 kalurahan setempat telah membatasi kegiatan warga sekitar. Oki menilai penularan itu terjadi karena protokol kesehatan diabaikam

"Pasien yang pertama kali positif Covid-19 tertular dari mana, kami sulit melacaknya karena yang bersangkutan telah meninggal," ungkapnya.