Jogja Expo 2026 Catat Potensi Perputaran Ekonomi Rp25 Miliar
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Nani Aprilliani Nurjaman, pengirim sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya, 9, saat dihadirkan di hadapan awak media di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja membantah isu yang menyebut R, rekan Nani Aprilliani Nurjaman, tersangka sete beracun adalah anggota Polresta Jogja.
Sosok R saat ini masih misterius. Polisi disebut masih melacak keberadaannya karena diduga merupakan orang yang menyarankan Nani untuk mengirimkan sate berbumbu racun.
BACA JUGA: Polisi yang Diincar Perempuan Pengirim Sate Beracun Ternyata Penyidik Satreskrim Polresta Jogja
Kapolresta Jogja Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti R yang diduga terlibat dalam kasus sate beracun merupakan anggotanya. Purwadi malah balik bertanya soal mana info tersebut berasal.
"Malah belum tahu infonya. Dari mana itu [R anggota Polresta Jogja]?” kata dia.
Dia mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mengembuskan isu yang tidak benar dan informasi bohong.
“Nanti kalau viral dan tidak terbukti benar malah bisa jadi pidana. Bisa dikenai UU ITE," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Kemenkes memperkuat imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks. Kenali penyebab, gejala, risiko, dan cara pencegahan infeksi HPV.
Bupati Sleman Harda Kiswaya meresmikan Pancuran Tuk Bulus di Bimomartani dan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan wisata.
Polda Jateng mengerahkan 3.229 personel gabungan untuk mengamankan konser Andrea Bocelli di Borobudur, termasuk mengatur lalu lintas dan aspirasi warga.
Simak cara cek desil DTSEN, status penerima PKH-BPNT Oktober-Desember 2026, serta langkah jika saldo bantuan belum masuk.
Veda Ega Pratama mengamankan posisi start kedelapan Moto3 Malaysia 2026 setelah mencatat waktu 2 menit 10,855 detik di Q2.