Wellness Tourism di Jogja, Rumah Sakit Mulai Kembangkan Layanan
Wellness tourism di Jogja mulai dikembangkan melalui kolaborasi rumah sakit, tenaga medis, dan sektor pariwisata untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Nani Aprilliani Nurjaman, pengirim sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya, 9, saat dihadirkan di hadapan awak media di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja membantah isu yang menyebut R, rekan Nani Aprilliani Nurjaman, tersangka sete beracun adalah anggota Polresta Jogja.
Sosok R saat ini masih misterius. Polisi disebut masih melacak keberadaannya karena diduga merupakan orang yang menyarankan Nani untuk mengirimkan sate berbumbu racun.
BACA JUGA: Polisi yang Diincar Perempuan Pengirim Sate Beracun Ternyata Penyidik Satreskrim Polresta Jogja
Kapolresta Jogja Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti R yang diduga terlibat dalam kasus sate beracun merupakan anggotanya. Purwadi malah balik bertanya soal mana info tersebut berasal.
"Malah belum tahu infonya. Dari mana itu [R anggota Polresta Jogja]?” kata dia.
Dia mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mengembuskan isu yang tidak benar dan informasi bohong.
“Nanti kalau viral dan tidak terbukti benar malah bisa jadi pidana. Bisa dikenai UU ITE," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wellness tourism di Jogja mulai dikembangkan melalui kolaborasi rumah sakit, tenaga medis, dan sektor pariwisata untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembayaran sehari-hari. Perannya bahkan telah menggantikan sistem pembayaran tunai.
Longsor di Desa Tamanayu, Lumajang, menewaskan Imron Rosadi dan anaknya Hilya setelah rumah mereka tertimpa material longsor.
Menperin Muhammad Sarmuji meminta Kadin memperkuat eksportir baru, investasi industri hulu, dan hilirisasi.
Kemenhub memeriksa kelaikan 2.140 kapal untuk angkutan laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna memastikan keselamatan pelayaran.
BMKG mencatat curah hujan ekstrem mencapai 349 mm di Cilacap. Hujan lebat memicu banjir dan longsor di Cilacap-Banyumas.