Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN- Aktivitas guguran Gunung Merapi teramati masih cukup tinggi. Dalam laporan mingguannya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPYKG) mencatat dalam tujuh hari, telah terjadi 12 kali awan panas dan 74 kali lava pijar.
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menjelaskan dalam pengamatan selama sepekan 30 April-6 Mei, terjadi sebanyak 12 kali awan panas dengan dengan jarak luncur maksimal 2 km ke arah barat daya dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 61 mm dan durasi 146 detik.
Awan panas dengan jarak luncur 2 km tersebut merupakan yang terjauh selama erupsi 2021 ini, dengan jarak luncur terjauh sebelumnya 1,9 km. “Guguran lava teramati sebanyak 74 kali dengan jarak luncur maksimal 2 Km ke arah barat daya dan dua kali ke arah tenggara dengan jarak luncur 600 meter,” ujarnya, Minggu (9/5/2021).
Baca juga: Ditinggal di Atas Sepeda Motor di Pinggir Jalan Piyungan, Sebuah Laptop Raib
Kemudian pada pengamatan morfologi puncak berdasarkan hasil analisis foto menunjukkan volume kubah di sektor barat daya sebesar 1,1 juta meter kubik dengan laju pertumbuhan 17.000 meter kubik per hari. Sedangkan volume kubah tengah kawah sebesar 1,7 juta km dengan laju pertumbuhan 14.000 meter kubik per hari.
“Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,6 cm per hari. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Merapi,” katanya.
Dengan tingkat aktivitas ini, status Gunung Merpai masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Simak 9 cara menghemat BBM saat berkendara di tengah kemacetan dengan eco-driving, mulai dari menjaga kecepatan hingga mengurangi idling.
Indonesia dan lima negara Asia Tenggara terdampak sengketa lisensi Miss Universe. JKN Universe dan MU East berbeda pandangan soal status delegasi.
Cek jadwal Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat 25 September 2026. Simak jam kick-off, stadion, dan siaran langsung.
Lima tahun Holding Ultra Mikro BRI, Pegadaian, dan PNM melayani 33,8 juta debitur dan mendorong 2,3 juta debitur naik kelas.
Cara cek cuaca resmi BMKG bisa melalui situs, aplikasi Info BMKG, Instagram, X, Facebook, dan YouTube. Simak kanal resmi lainnya.