Stok Darah Selama Ramadan Menipis

Ilustrasi. - Everypixel
10 Mei 2021 09:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Pemenuhan akan kebutuhan darah di Kulonprogo selama bulan ramadan menjadi sorotan. Pasalnya, stok darah di bulan ramadan menipis. Minimnya minat masyarakat dalam mendonorkan darah disinyalir menjadi penyebabnya.

Ketua PMI Kulonprogo, Arif Prastowo mengatakan hingga Minggu (9/5/2021) pagi stok untuk golongan darah O ada tiga kantong dan golongan AB hanya tersedia 8 kantong. Sedangkan, darah golongan A hanya ada 11 kantong, kemudian golongan B tersisa 13 kantong.

BACA JUGA : Informasi Stok Darah PMI di DIY Selasa, 20 April 2021

"Jumlah pendonor yang datang juga relatif lebih sedikit. Ketersediaan stok darah di bulan puasa ini biasanya kurang jika dibandingkan dengan angka kebutuhan. minat masyarakat untuk mendonorkan darah memang menurun," kata Arif pada Minggu (9/5/2021).

Ibadah puasa memang berdampak kepada kemampuan pendonor dalam menyumbangkan darahnya. Tingkat hemoglobin (Hb) pendonor yang cenderung menurun akhirnya membuat upaya pengambilan darah tidak bisa dilakukan.

Upaya antisipasi terkait dengan menurunnya tingkat hemoglobin sudah dilakukan oleh PMI Kabupaten Kulonprogo dengan membuka layanan pengambilan darah secara 24 jam. Harapannya, warga bisa mendonorkan darahnya setelah waktu berbuka puasa.

"Karena kami tetap buka sampai malam hari. Kami mohon kepada pendonor yang sudah waktunya berdonor bisa segera mendonorkan darahnya, termasuk juga pendonor insidental," ungkap Arif.

BACA JUGA : Informasi Stok Darah PMI di DIY Selasa, 9 Maret 2021

Staf Humas PMI Kulon Progo, Wisnu Rangga menambahkan jika kebutuhan akan darah tidak mengenal waktu. Sebab tidak menutup kemungkinan akan ada permintaan darah untuk kondisi tertentu. Seperti kejadian perdarahan dalam operasi.

"Meski selama bulan ramadan, permintaan darah relatif landai. Kami berharap agar masyarakat tetap aktif mendonorkan darahnya. Masyarakat yang sudah waktunya berdonor untuk segera berdonor. Dikarenakan, stok darah sudah semakin menipis. Kami juga bisa memberikan pelayanan selama 24 jam," kata Wisnu.