PSS Kalah 1-2 dari Dewa United, Huistra Soroti Momen Penentu
PSS Sleman kalah 1-2 dari Dewa United. Pieter Huistra menilai timnya kurang beruntung, sedangkan Fachruddin menyoroti hilangnya fokus.
Acara penanaman bibit bawang merah glowing di Dusun Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Rabu (5/8/2020). PT Bank BPD DIY ikut terlibat dalam penanaman bawang merah bersama Bupati Bantul, Suharsono./Istimewa-Dokumen BPD DIY\n
Harianjogja.com, BANTUL - Pengembangan agrowisata bawang merah di Nawungan, Imogiri, Bantul terus disusun. Saat ini pemenang lelang baru menandatangi kontrak pembangunan agrowisata bawang merah.
Kepala Seksi Sarana Prasarana dan Usaha Jasa Pariwisata, Dinas Pariwisata, Setya Ardhana Tarigan Sibero menjelaskan pengerjaan proyek agrowisata bawang merah nawungan akan mulai digarap 2021. "Pekerjaan [proyek] di tahun 2021. Sudah selesai proses lelang. Tanggal 10 Mei 2021 proses penandatanganan kontrak dengan pihak ketiga," jelasnya Senin (10/5/2021).
BACA JUGA : Bisa Jadi Tempat Wisata Edukasi, Agrowisata
Rincian pengembangan agrowisata bawang merah disebutkan Setya mengacu pada masterplan Agrowisata Nawungan yang disusun oleh Bappeda Bantul.
"Kalau untuk usulan DAK kita mengusulkan Rp10 miliar untuk landscape agrowisata Bukit Dermo tersebut. Besaran Rp10 miliar itu belum hitungan secara detail, hanya berdasarkan nilai investasi pada masterplan," tutur Setya.
"Kalau untuk penyusunan DED penataan landscape agrowisata bukit dermo nantinya kalau DED ini jadi, diperkirakan dua bulan kedepan akan bisa diketahuin jumlah anggaran yang di butuhan untuk pembangunan landscape agrowisata Bukit Dermo," imbuhnya.
Rencananya usulan ke kementerian diperkirakan Setya akan dilaksanakan desk teknis pada Agustus - September. "Rp10 miliar untuk apa aja kita tinggal nunggu penyusunan DED ini aja," tandasnya.
BACA JUGA : Warga Margorejo Tolak Rencana Pembangunan Agrowisata
Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis menyampaikan jika pendanaan pengembangan agrowisata bawang merah akan coba diajukan ke pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Pada prinsipnya Helmi memanfaatkan segala kesempatan yang mungkin dalam skema pendanaan.
"Tentu mana yang bisa, kalau bisa pakai APBD Kabupaten Bantul ya pakai APBD. Mana yang nanti kewenangan provinsi ya pakai provinsi atau bahkan pusat memberikan peluang ya kita manfaatkan. Intinya semua jenjang pemerintahan kita berikan proposal untuk mana yang bisa ditindaklanjuti," ujarnya.
BACA JUGA : Pengembangan Agrowisata Nawungan Disiapkan Rp1 Miliar
Helmi yang sebelumnya memimpin rapat koordinasi pengembangan agrowisata bawang merah tak menampik ada banyak fasilitas yang harus dibenahi. "Pengembangan membutuhkan beberapa infrastruktur agar memadai, di antaranya ada jembatan yang rusak, bahkan terputus. Kemudian lahan parkir yang memadai, lalu jaringan internet yang perlu ditambahkan dan disempurnakan di sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Dewa United. Pieter Huistra menilai timnya kurang beruntung, sedangkan Fachruddin menyoroti hilangnya fokus.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, dipadati lautan manusia dalam acara Jawa Tengah Bersholawat yang digelar sebagai bentuk tasyakuran