Pengembangan Agrowisata Nawungan Disiapkan Rp1 Miliar

Bupati Bantul Suharsono (ketiga dari kiri) saat menghadiri panen raya bawang merah di Dusun Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Jumat (3/7/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
05 Juli 2020 10:37 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mengembangkan agrowisata di kawasan budi daya bawang merah perbukitan pedukuhan Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri.

"Ketua kelompok tani bawang merah menyampaikan bahwa masih butuh Kalau keluhannya dari ketua kelompok tani bawang merah sarana untuk pengairan. Sudah kita anggarkan sebesar Rp1 miliar," kata Bupati Bantul Suharsono di Bantul, Sabtu (5/7/2020).

BACA JUGA : Dijaga Ketat, Objek Wisata Bantul Tutup untuk Umum

Menurut dia, di kawasan pedukuhan Nawungan Selopamioro dikenal sebagai sentra tanaman bawang merah ramah lingkungan, disebut agrowisata karena hamparan tanaman yang berada di diatas bukit dengan potensi wisata pemandangan alam.

Anggaran sebesar Rp1 miliar sudah disiapkan untuk pengembangan agrowisata, namun sempat tertunda akibat pandemi COVID-19. Meski demikian, anggaran segera dikucurkan dalam waktu dekat mengingat kondisi sudah masuki normal baru.

"Mudah-mudahan secepatnya, kalau sudah normal lagi akan saya kucurkan. Kalau permasalahan kedua [petani] ingin pengadaan sapi untuk memproduksi pupuk organik, kita pikirkan dan anggarkan tahun depan," katanya.

BACA JUGA : Jelang New Normal, Bantul Buka Wisata Baru di Perbukitan

Bupati mengatakan, anggaran sebesar Rp1 miliar tersebut rencananya untuk pengeboran sumur dalam guna memudahkan pengambilan air untuk budi daya pertanian, selain itu untuk kebutuhan sarana prasarana penunjang kawasan termasuk akses menuju kawasan agrowisata.

"Kalau detail saya tidak tahu persis kebutuhan di petani ini, yang saya tahu masalah air, jadi nanti untuk pengebor sumur dalam atau untuk apa silahkan anggaran Rp1 miliar untuk kebutuhan pertanian, biar para petani tetap semangat," katanya.

Bupati mengatakan, apalagi lahan pertanian bawang merah di Nawungan Selopamioro mempunyai pemandangan yang indah, sehingga akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung, karena itu Bupati berharap masyarakat petani Nawungan dapat memanfaatkan peluang tersebut.

"Kalau dulu hanya berfikir menanam bibit bawang merah nanti tumbuhnya bawang merah juga, namun saat ini paradigma itu harus diubah bahwa menanam harus berbuah kesejahteraan, karena itu lakukan inovasi yang berpotensi mendatangkan manfaat ekonomi, apalagi alam menjanjikan dari sisi wisata," katanya.

Sumber : Antara