Hindari Kerumunan, Masjid Gedhe Kauman Bagi 7 Titik Salat Id

Masjid Gedhe Kauman Jogja/Suara.com
13 Mei 2021 02:17 WIB Sugeng Pranyoto Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Salat Idulfitri akan digelar di Masjid Gedhe Kauman Jogja, Kamis (13/5/2021).

Rencananya Salat Id akan dibagi ke dalam tujuh titik, untuk memecah kerumunan jemaah yang datang.

Menurut keterangan Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman, Azman Latif, pembagian tempat Salat Idulfitri ke dalam tujuh titik itu tersebut dengan mempertimbangkan antusiasme masyarakat yang datang. Walaupun memang Salat Idulfitri tahun ini hanya akan dikhususkan bagi warga sekitar saja.

"Masjid Gedhe Kauman mengadakan Salat Idulfitri untuk warga. Kami tidak mau ambil risiko, kalau untuk seluruh warga jelas tidak cukup sehingga kami memecah menjadi 7 tempat salat," kata Azman saat dihubungi awak media, Rabu (12/5/2021).

Dijelaskan Azman, tujuh titik yang akan digunakan itu masih berada di sekitar area Masjid Gedhe Kauman. Di antaranya satu berada di sebelah utara, lalu ada dua tempat di sebelah timur.

"Ada halaman agak lembar dikit gitu. Musala kita pakai. Pokoknya ada tujuh tempat itu. Nanti dengan khatib yang berbeda dengan jam yang sama. Ini supaya tidak berkerumun terlampau besar," ungkapnya.

Disebutkan Azman, jika dihitung secara keseluruhan maka warga yang berada di sekitar Masjid Gedhe Kauman berkisar hingga 1.700-an orang. Namun dengan pelaksanaan Salat Idulfitri jumlah itu akan dipangkas hingga sepertiganya. "Artinya kalau di masjid saat sekarang menjadi tidak cukup. Karena sekarang cukupnya paling 600-700 dengan jaga jarak seperti itu," tuturnya.

Azman menuturkan kondisi ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang sama sekali tidak melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Gedhe Kauman. Termasuk dengan pelaksanaan salat di Alun-Alun Utara yang sudah tidak diselenggarakan lagi akibat pandemi.

Meski tahun ini sudah dapat diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah Salat Idulfitri di Masjid Gedhe Kauman, kata Azman tetap harus menjalankan syarat-syarat yang ditetapkan seperti penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Azman mengimbau kepada seluruh jamaah untuk membawa perlengkapan ibadah masing-masing serta tidak lupa berwudu dari rumah. Nantinya di lokasi pelaksanaan salat juga sudah akan ada petugas yang melakukan pengecekan suhu, mengatur jarak serta alur keluar-masuk jemaah.

"Iya sama seperti kalau salat harian dan Salat Jumat itu. Dengan protokol kesehatan semua. Khotbah kita tidak akan lama-lama paling 10 menit," katanya.

Sumber Suara.com

Sumber : suara.com