Layanan Kereta Api Rute Jogja untuk Penumpang Umum Mulai Dibuka Selasa

Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha
16 Mei 2021 23:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 akan memfasilitasi penumpang yang dikecualikan selama larangan mudik hingga Senin (17/5/2021). Setelah itu layanan dimungkinkan kembali seperti sebelumnya.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto mengatakan selama masa pelarangan mudik Kamis (6/5/2021) – Senin (17/5/2021) KAI menyediakan layanan untuk penumpang yang dikecualikan. Orang-orang yang dikecualikan tersebut adalah orang yang memiliki kepentingan untuk bekerja, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka dikarenakan anggota keluarga meninggal, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan non mudik lainnya.

Selain surat bebas Covid-19 yang masih berlaku, syarat yang juga harus disertakan adalah Surat Izin Perjalanan tertulis dari atasan bagi pegawai maupun anggota TNI/Polri atau Surat Izin Perjalanan dari Kepala Desa/Lurah bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja.

BACA JUGA: Pemerintah Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Berdasarkan data PT KAI Daop 6, selama masa pelarangan mudik jumlah penumpang naik tertinggi terjadi pada Minggu (16/5/2021) dengan jumlah penumpang 1.810. Sementara untuk penumpang turun di wilayah Daop 6 terjadi pada Selasa (11/5/2021) sejumlah 1.399 penumpang. “Memang yang jalan hanya 7 KA [wilayah Daop 6],” ucap.

Daop 6 Yogyakarta ada tiga keberangkatan KA, yaitu KA Argo Lawu, relasi Solobalapan - Gambir PP, KA Bengawan, relasi Purwosari - Pasarsenen PP, dan KA Sri Tanjung, relasi Lempuyangan - Ketapang PP. Sedangkan KA - KA yang lewat Daop 6 Yogyakarta, ada empat KA yaitu KA Argo Wilis, relasi Bandung - Surabaya Gubeng PP, KA Gajayana, relasi Gambir - Malang PP. KA Bima, relasi Gambir - Surabaya Gubeng PP. KA Kahuripan, relasi Blitar - Kiaracondong PP.

Setelah tanggal pelarangan mudik, jumlah penumpang KA mulai naik kembali pada Selasa (18/5/2021) dengan jumlah penumpang yang membeli tiket untuk penumpang turun di wilayah Daop 6 sebanyak 4.277 penumpang, dan penumpang naik 4.389 penumpang. “Kalau tidak ada aturan baru, kembali ke jadwal awal sebelum larangan mudik,” ujarnya.