Melewati Pos Sedayu, 5 Mobil Dipaksa Putar Balik

Petugas memeriksa kendaraan yang melintas di posko penyekatan Klangon, Sedayu, Minggu (16/5/2021). - Harian Jogja/Jumali.
16 Mei 2021 14:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, SEDAYU - Sebanyak lima unit mobil dan empat unit sepeda motor yang akan meninggalkan Bantul melalui pos Klangon, Sedayu, terpaksa diputar balik, Minggu (16/5/2021) pagi. Mereka diputar balik karena tidak memiliki dokumen perjalanan.

"Ada lima unit mobil kami putar balik karena tidak punya surat pemeriksaan dokter. Sedangkan untuk sepeda motor, ada empat unit yang kami putar balik, karena tidak bisa menunjukkan surat rapid test dan keterangan dokter," kata Kapolsek Sedayu, Kompol Ardi Hartana, Minggu (16/5/2021).

BACA JUGA : Tiga Ribuan Kendaraan Putar Balik di Pos Prambanan

Menurut Ardi, penyekatan dilakukan oleh petugas gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP Bantul mulai pukul 09.30 WIB hingga 10.30 WIB. Dalam penyekatan tersebut ada sebanyak 7 unit sepeda motor diperiksa dan 75 unit mobil diperiksa. Selain menyekat dan memeriksa, petugas juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Ini dilakukan agar tidak ada penularan Covid-19," katanya.

Ardi mengungkapkan, penyekatan terhadap kendaraan arus balik sejauh ini dilakukan tiga kali sehari. Yakni pada pukul 09.00 WIB, 16.00 WIB dan 21.00 WIB. Tiga waktu tersebut dipilih, karena diperkirakan di waktu tersebut banyak kendaraan arus balik melintas.

"Untuk itu kami maksimalkan penyekatan yang ada,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta mengatakan, berdasarkan data yang ada di tempatnya, sudah ada 37 unit mobil di dua pos penyekatan yakni Srandakan dan Piyungan yang diputar balik. Sementara, Dishub masih fokus kepada penyekatan kendaraan yang masuk ke Bantul, karena masih tingginya kendaraan luar kota yang masuk ke bumi Projotamansari.

BACA JUGA : Puncak Arus Balik Pemudik Diprediksi Minggu

"Dari tanggal 6 sampai 13 Mei di posko Srandakan ada 17 unit mobil kami putar balik, sedangkan untuk di posko Piyungan ada 20 unit mobil diputar balik. Kami juga mulai melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan untuk arus balik. Saat ini petugas masih bertugas," ucap Aris.