Manfaatkan Jeda Internasional, PSS Sleman Asah Tendangan Bebas
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL- Capaian vaksinasi di Kabupaten Bantul terus digenjot. Jumlah capaian vaksinasi masih cukup jauh dari target Herd Immunity yang mengharuskan 70 persen populasi tervaksin.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul yang merupakan Juru Bicara Pengelolaan Vaksin Covid-19 Bantul, Abednego Dani Nugroho menyebutkan capaian vaksinasi tahap pertama dengan sasaran nakes telah mencapai 90,95 persen dari total 8297 sasaran. Dijelaskan Abed pada Selasa (18/5/2021) untuk pelayan publik total sasaran tercatat 62.403 orang yang sudah tervaksin 58,32 persen dan masih berjalan terus.
"Untuk lansia ini yang kami prioritaskan, total sasaran yang tercatat 122.672 orang. Capaian yang divaksin 15,65 persen. Total sasaran yang sudah tercatat pada tahap 1 dan 2 di Bantul 193.372 sasaran, itu sudah 32,65 persen dari populasi. Akan kita kejar untuk sampai 70 persen masyarakat Bantul sampai akhir tahun atau paling lambat Maret 2022," tambahnya.
BACA JUGA: Pemda DIY Menang di MA, Gedung di Lahan Eks Bioskop Indra Malioboro Segera Dimanfaatkan
Percepatan vaksinasi dilakukan dengan mempercepat pendistribusikan vaksin ke sejumlah faskes saat didrop dari DIY. Namun beberapa masyarakat disebutkan Abed sampai saat ini masih ada yang takut untuk divaksin. "Kalau menolak enggak, tapi kalau yang takut banyak kemudian menunda," ujarnya
"Misal, harusnya jadwalnya hari ini vaksin terus menunda karena takut itu ada satu dua laporan seperti itu. Tapi kalau satu komunitas yang tegas menolak dan memusuhi vaksin ini tidak ada," tambahnya.
Upaya percepatan juga dilakukan dengan memvaksin sejumlah penyintas yang masuk dalam ketegori nakes, pelayan publik dan lansia. "Penyintas penting mendapatkan vaksin untuk memastikan vaksin ini merata kepada seluruh masyarakat untuk mencapai herd immunity," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.