DUGAAN PELECEHAN: Dimintai Foto oleh Wali Kelas Anaknya, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Geram

Ilustrasi - Pixabay
19 Mei 2021 18:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meminta adanya pengusutan berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual di lingkungan sekolah. Indikasi ini muncul saat konsultasi perkembangan anaknya berkaitan dengan program belajar daring di sekolah, namun oleh oknum guru di SMA Negeri 2 Wonosari malah meminta mengirimkan foto dirinya. “Kebetulan oknum ini adalah wali kelas anak saya,” kata Endah, Rabu (19/5/2021).

Ia mengungkapkan, permasalahan ini muncul karena anaknya dinilai belum mengerjakan soal yang diberikan guru. Padahal, sambung Endah, anak keduanya sudah menyerahkan tugas. Upaya konfirmasi ke guru bersangkutan juga belum membuahkan hasil karena pesan melalui WA selama beberapa hari juga belum dibalas.

Endah berusaha melakukan klarifikasi ke wali kelas anaknya. Terlebih lagi, pada saat pertemuan wali murid, ia belum bisa datang karena urusan kedinasan di DPRD Gunungkidul.

BACA JUGA: PTM di Jogja Ditunda, Sekolah Lega

Meski demikian, upaya klarifikasi kurang mendapatkan sambutan yang baik. Hal ini dikarenakan ada permintaan mengirimkan foto dengan dalih untuk mengingat dan membayangkannya karena belum pernah melihat. “Dia [wali kelas] juga mengirimkan alamat rumah. Saya coba klarifikasi percakapan di WA dengan menanyakan jangan-jangan salah minum obat, tapi oleh wali kelas dijawab tidak,” katanya.

Endah mengaku geram dan meminta agar permasalahan ini diusut secara tuntas. Pasalnya, permasalahan ini bisa menjurus ke pelecehan seksual kepada murid-murid di sekolah. “Sudah saya menyimpan percakapan ini sebagai barang bukti. Harapannya bisa ditindaklanjuti guna mencegah adaya tindakan pelecehan seksual kepada para siswa,” katanya.

Terkait dengan permasalahan ini, Endah sudah berkomunikasi dengan pihak sekolah dan Ketua DPRD DIY Nuryadi agar menindaklanjutinya. “Saya juga lapor ke Balai Pendidikan Menengah terkait dengan perilaku oknum guru ini,” katanya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Wonosari, Sumardi saat dikonfirmasi kemarin tidak menampik atas apa yang diutarakan oleh Ketua DPRD Gunungkidul. Menurut dia, pihak sekolah sudah melakukan klarifikasi terhadap guru bersangkutan. “Yang bersangkutan mengakuinya. Kami juga akan melakukan permohonan maaf secara resmi kepada Bu Endah sebagai Ketua DPRD Gunungkidul,” katanya.

Sumardi menambahkan, juga akan melakukan investigasi lanjutan untuk menyelesaikan permasalahan ini sampai tuntas. Selain itu, guru yang bersangkutan telah diberikan pembinaan. “Kami juga akan menghentikan yang bersangkutan sebagai wali kelas,” katanya.