UGM Guyur Air Kapur untuk Redam Api Misterius di Seyegan
UGM mulai menerapkan penjenuhan cairan basa dengan air kapur di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Metode ini ditujukan untuk menekan bakteri Clostridium.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Tudingan adanya pengurangan jumlah tes di sejumlah daerah untuk membuat wilayahnya zona hijau tidak terjadi di Bantul. Rata-rata jumlah sampel yang diperiksa di Bantul tidak alami perubahan baik menjelang lebaran maupun hari biasa.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyebutkan jumlah rata-rata sampel yang diperiksa sebanyak 150 sampel per hari. "Rata-rata 150 sampel hari. Dilakukan pemeriksaan oleh seluruh laboratorium-laboratorium yang ada di DIY kepada warga Bantul," tuturnya Rabu (19/5/2021).
BACA JUGA : Jumlah Sampel Covid-19 yang Diperiksa di DIY Melorot
Saat ditanya apakah jumlah rata-rata sampel yang diperiksa alami penurunan, Oki menegaskan jumlah tersebut merupakan rata-rata yang sama dengan hari-hari biasa. "Sama, rata-rata kemarin [hari biasa] segitu juga. Kasus kita turun. Tapi kontak erat rata-rata masih sekitar lima orang per kasus," katanya.
Bila ditilik dari tingkat positivity rate Covid-19 Kabupaten Bantul jauh dari batas positivity rate nasional sebesar 10 persen. Oki menyebut angka positivity rate Covid-19 mencapai 31 persen. Tingkat positivity rate kasus yang tinggi di Bantul disebutkan Oki dapat terjadi karena Tracing dan Testing yang banyak. "Tracing dan testing kita banyak, selain itu perilaku prokes masih banyak yang abai," ujarnya.
BACA JUGA : Update Covid-19 DIY Per 19 Mei 2021, Sebanyak 10 Orang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mulai menerapkan penjenuhan cairan basa dengan air kapur di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Metode ini ditujukan untuk menekan bakteri Clostridium.
IHSG BEI dibuka melemah ke 6.161 pada 19 Juni 2026, LQ45 ikut turun di tengah sentimen global yang masih bergejolak.
Kanada menang 6-0 atas Qatar di Piala Dunia 2026. Jonathan David mencetak hattrick dalam laga Grup B.
Sariharjo Sleman kukuhkan 400 pengurus Jaga Warga untuk perkuat ketahanan sosial dan pengawasan pembangunan berbasis warga.
Rupiah melemah ke Rp17.845 per dolar AS pada 19 Juni 2026. Simak faktor global yang mempengaruhi pergerakan kurs hari ini.
Harga cabai rawit tembus Rp100 ribu/kg menurut PIHPS. Cek daftar lengkap harga pangan nasional terbaru 19 Juni 2026.