Bangun Fasilitas di Pajangan, Bantul Tarik Investor untuk Kelola Sampah

Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
20 Mei 2021 16:47 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul terus mendekati salah satu calon investor yang berniat membantu pengelolaan sampah di Bumi Projotamansari.

"Sejauh ini, sudah ada satu investor yang tertarik. Kami belum bisa sebut nama, yang jelas pembicaraan intensif telah kami lakukan," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Bantul Isa Budi Hartomo, Kamis (20/5/2021).

BACA JUGA: Edhy Prabowo Dikirimi Wine Seharga Rp99,4 Juta, Hakim: Mahal Banget

Menurut Isa, pemkab telah tiga kali bertemu dengan investor. Pertemuan terbaru digelar seusai Lebaran.

“Format pengelolaan masih akan dibicarakan lebih lanjut," ucap Isa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan rencana pembangunan Intermediete Transfer Facility (ITF) untuk mengurangi volume sampah yang akan dikirim ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan terus digodok. ITF akan dibangun di Kapanewon Pajangan.

"Sementara di Pajangan. Komunikasi dengan dukuh, lurah, dan BPD sudah," kata Ari.

BACA JUGA: Bantul Rekor, 6 Pasien Meninggal dalam Sehari

Menurut Ari, pembangunan ITF ditarget selesai 2023. Saat ini, program yang digalakkan oleh pemkab untuk menekan sampah yakni TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle).

Program ini berhasil mengurangi sampah. Dari 350 sampai 400 ton potensi sampah per hari, 40% dikurangi dengan program ini.