Jumlah Terbatas, Pelaksanaan Vaksinasi Tenaga Kependidikan Terkendala

Ilustrasi. - Freepik
25 Mei 2021 05:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo telah rampung melakukan vaksinasi tahap pertama dosis pertama terhadap tenaga pendidik sekitar 58,7 persen atau setara dengan 5.949 orang. Ditargetkan, vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga pendidik bisa selesai pada Juni.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan sasaran vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga pendidik yang ada di Kulonprogo sebesar 10.140 orang. Harapannya, saat vaksinasi Covid-19 kepada tenaga pendidik usai dilakukan pada Juni, pembelajaran tatap muka yang rencananya dilaksanakan Juli bisa terlaksana.

"Diharapkan, tahapan vaksinasi bagi tenaga pendidik di Kulonprogo bisa selesai sebelum Juli mendatang. Sehingga, pelaksanaan pembelajaran tatap muka bisa dilakukan sesusai rencana pemerintah pusat," kata Baning pada Senin (24/5/2021).

Lebih lanjut, kendala juga dihadapi gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Kulonprogo. Ketersediaan vaksin untuk tenaga pendidik masih terbilang minim. Alokasi vaksin di kabupaten Kulonprogo juga diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, pelayan publik serta lansia.

"Harapannya penyaluran vaksin oleh pemerintah pusat bisa lebih dimaksimalkan.Vaksin terhadap tenaga kependidikan harapannya bisa selesai pada Juni, tapi kami ada kendala pada jumlah vaksinnya," kata Baning.

Baca juga: Sultan Minta Sekolah Tidak Dibuka Jika Syarat Ini Belum Dipenuhi

"Kami mencatat ada tenaga pendidikan di sembilan SMP di Kulonprogo yang sama sekali belum melakukan vaksin dosis pertama maupun kedua. Sementara itu, untuk tenaga pendidikan pada jenjang SMA, SD dan PAUD mayoritas sudah menerima vaksin," sambung Baning.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan jajarannya telah memantau di sejumlah kapanewon terkait dengan upaya vaksinasi kepada tenaga kependidikan.

"Sebagian sudah mengalami vaksinasi tahap pertama. Semoga pasokan vaksin lancar dan vaksinasi tahap kedua harapannya bisa dilakukan pada akhir bulan Mei," kata Arif.

Jika vaksinasi tahap kedua sudah bisa terlaksana, tenaga kependidikan d siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka yang rencananya dimulai pada Juli mendatang.

"Dengan demikian antibodi tenaga kependidikan kan sudah terbentuk ya. Sehingga relatif akan lebih aman untuk mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka," kata Arif.