Panggungharjo Jadi Desa Cantik

Direktur Eksekutif SMEDC, Arsul Tusna Aminudin, saat menjadi pembicara dalam sosialisai dan pencanangan program Desa Prima di Balai Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul
04 Juni 2021 08:57 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul adakan audiensi Porgram 100 Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2021. Audiensi disambut langsung Bupati Bantul bersama Diskominfo Bantul dengan Badan Pusat Statistik DIY dan Badan Pusat Statistik Bantul.

Audiensi yang digelar Rabu (2/6) membahas Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 130 Tahun 2021 Tentang Program Percepatan Pembinaan Statistik Sektoral 100 Desa Cinta Statistik Tahun 2021. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menuturkan, pembacaan data dapat meningkatkan inspirasi pemerimtah desa menjadi stimulus terbentuknya program dan kebijakan yang baik. 

Kalurahan Panggungharjo Kecamatan Sewon ditetapkan menjadi salah satu dari 100 Desa Cinta Statistik di Indonesia. "Terkadang sebuah desa bukan kekurangan informasi dan data, tetapi tidak adanya orang yang dapat memahami dan mengolah data yang ada," tegasnya.

Kepala BPS DIY, Sugeng Arianto menambahkan bila perubahan mindset dan peningkatan SDM sangat penting, yang dapat terwujud dengan pemanfaatan data di desa. "Perubahan mindset dan peningkatan SDM itu penting untuk pemanfaatan data di desa. Ke depan, Panggungharjo diharapkan menjadi role model bagi desa lain," ungkapnya.

Adanya Desa Cantik diharapkan dapat meningkatkan literasi statistik pemerintah desa. Nantinya Desa Cantik akan mendapat pembinaan yang berfokus pada standarisasi pengelolaan data statistik, optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik. Tidak hanya itu Desa Cantik juga bakal dibina bagaimana meningkatkan kesadaran dan peran aktif perangkat desa dan masyarakat dalam penyelenggaraan statistik.