Advertisement
Pedagang Pasar di Bantul Mulai Divaksin
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Vaksinasi kepada para pedagang pasar telah dimulai di Bantul. Pasar Bantul menjadi lokasi pertama vaksinasi dengan sasaran pedagang.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo menjelaskan saat ini Dinkes Bantul telah menyelenggarakan vaksinasi program mobile. Artinya pendekatan Tim Satgas Kabupaten Bantul, ke sentra pelayanan masyarakat yang beraktivitas. "Hari ini sesuai dengan roadmap jadi kita laksanakan vaksinasi di pasar. Ini baru pertama kali vaksinasi di pasar. Kita mulai di Pasar Bantul," tuturnya Rabu (9/6/2021).
Advertisement
Pasar Bantul dipilih Dinkes karena notabenenya sebagai pasar rakyat paling besar di Bantul dengan komunitas pedagang yang paling banyak. Dalam pelaksanaannya, Dinkes berkolaborasi dengan Tim Polres Bantul dan Kodim 0729/Bantul.
BACA JUGA: Kenali 10 Efek Samping Usai Disuntik Vaksin Astrazeneca
"Tim ini akan menjadi tim tetap vaksinasi mobile. Karena di samping kita melaksanakan vaksinasi tetap di faskes dan juga sentra kesehatan di SMK Kesehatan. Nanti untuk masyarakat yang tersentra seperti pedagang ini dan mereka kan juga harus melaksanakan aktivitas, supaya tidak kehilangan sisi ekonomi, kita datang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat," tambahnya.
Sebanyak 612 pedagang di Pasar Bantul bakal divaksinasi. Proses vaksinasi dibagi ke dalam dua tahap, yakni 306 orang pasa Rabu (9/6/2021) dan separuh lagi pada Kamis (10/6/2021).
"Data tervalidasi di pasar sudah ada dan itu kita rekam saat dulu pernah screening tes Covid-19. Dulu kita juga melakukan rapid antibodi di semua pedagang. Kurang lebih 6000 - 7000 pedagang. Tetapi intinya nanti kita akan lanjut sesuai dengan data yang ada, kita berlanjut ke pasar-pasar berikutnya," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








