Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Meski sejumlah klaster perkampungan dan keluarga bermunculan, Pemkab Sleman masih mengizinkan hajatan dan kegiatan sosial lainnya. Plt Kepala Satpol PP Sleman, Susmiarta, mengakui hajatan dan kegiatan di Sleman saat ini masih cukup banyak.
"Berdasarkan tembusan [surat] rekomendasi dari Satgas [satuan tugas] Penanganan Covid-19 Kapanewon dan Kabupaten yang kami terima, memang banyak hajatan dan kegiatan sosial lainnya," katanya, Minggu (13/6/2021)
Meski demikian ia tidak bisa menyebutkan berapa banyak jumlah hajatan dan kegiatan sosial karena surat yang ditembuskan hingga Satpol PP Sleman hanya hajatan yang berlokasi di gedung, sementara yang berlokasi di rumah hanya sampai Satgas tingkat kapanewon.
Selain itu, monitoring pelaksanaan hajatan dan kegiatan sosial jiga dilakukan oleh Satgas tingkat Kapanewon. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Sleman, Budiharjo, mengatakan pada prinsipnya hajatan dan kegiatan sosial masih diperbolehkan.
BACA JUGA: Ditinggal di Mobil, Emas Puluhan Gram Raib Milik Warga Gamping Raib
Meski demikian harus dipastikan penyelenggara memenuhi ketentuan dan protokol kesehatan, dengan surat rekomendasi dari Satgas Kabupaten. "Kegiatan sosial harus ada rekomendasi dari Satgas Kabupaten," ungkapnya.
Panewu Cangkringan, Suparmono, menjelaskan hajatan dan kegiatan sosial di wilayahnya masih ada dengan seizin Satgas Kapanewon. "Satu sampai dua jam sebelum pelaksanaan, tim Satgas Kapanewon dan Kalurahan akan cek lokasi," ujarnya.
Sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi penyelenggara diantaranya kapasitas tempat hanya dipakai 25%, tidak boleh makan di tempat, menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, pengukur suhu tubuh di pintu masuk serta kursi ditata dengan jarak 1,5 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.