Ratusan Wisatawan Terjaring Razia Masker

Para pelanggar protokol kesehatan menjalani sanksi sosial berupa push up di Jalan Malioboro - Ist/dok Satpol PP DIY
14 Juni 2021 13:27 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Petugas TNI, Polisi, dan Satpol PP yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bidang Penegakan Hukum DIY terus menggencarkan razia masker kepada masyarakat dan wisatawan di sejumlah obyek wisata di DIY. Dalam razia yang digelar Minggu (13/6/2021) tersebut ratusan wisatawan terjaring razia masker.

Koordinator Satgas Covid-19 Bidang Penegakan Hukum DIY, Noviar Rahmad mengatakan razia masker digelar di lima lokasi yang berbeda, yakni kawasan Malioboro Jogja, Jalan Tamansiswa Jogja, Tlogo Putri Kaliurang Sleman,Taman Rekreasi Anak Kaliurang Sleman, kawasan wisata Baron dan sekitarnya di Gunungkidul, serta Waduk Sermo Kulonprogo.

Hasil operasi di kawasan Malioboro yang terjaring razia sebanyak 54 orang. Dari jumlah tersebut yang ber-KTP DIY sebanyak 26 orang dan KTP luar DIY sebanyak 28 orang. “Jenis pelanggaran tidak memakai masker sembilan orang, memakai masker belum benar 29 orang, dan membawa masker namun tidak dipakai sebanyak 16 orang,” kata Noviar, Senin (14/6/2021).

Di kawasan Kaliurang yang terjaring razia sebanyak tiga orang, dua di antaranya di Tlogo Putri Kaliurang, dan satu orang di Taman Rekreasi Anak Kaliurang. Di Kawasan Waduk Sermo Kulonprogo jumlah pelanggar lima orang karena tidak memakai masker dengan benar dan ada yang tidak memakai masker. Sementara di kawasan Baron dan sekitarnya jumlah pelanggar sebanyak 115 orang. Adapun di Jalan Taman Siswa yang terjading razia sebanyak 47 orang.

Baca juga: Seorang Pedagang di Bantul Demam Seusai Disuntik Vaksin Covid-19

Noviar mengatakan rata-rata pelanggar tidak memakai masker, ada yang membawa masker namun tidak digunakan, namun ada juga yang mengenakan masker akan tetapi tidak benar mengenakannya. Para pelanggar diberikan sanksi sesuai Pergub Nomor 24 Tahun 2021 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

“Sanksinya berupa sanksi sosial, ada yang disuruh menyapu, ada yang disuruh push up, ada juga yang disuruh menganyikan lagi Indonesia Raya,” kata Noviar. Pihaknya juga memberikan pembinaan agar para pelanggar tidak mengulangi lagi pelanggarannya. Bagi pelanggar yang tidak membawa masker diberikan masker oleh petugas.

Kepala Satpol PP DIY ini meminta masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke DIY untuk mematuhi protokol kesehatan minimal selalu mengenakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak. Pihaknya akan terus melakukan operasi non yustisi penanganan Covid-19 terkait penerapan protokol kesehatan.