Kasus Kekerasan Seksual Alumni Santriwati Sleman, MNH Jadi Tersangka
Polresta Sleman menetapkan MNH sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. Polisi masih memburu keberadaannya.
Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Vaksinasi kepada pedagang Pasar Bantul telah selesai digelar pekan lalu. Dinkes Bantul mencatat tidak ada pedagang yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berat.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho menyebutkan bila Dinkes Bantul menerima laporan adanya satu pedagang yang mengalami KIPI ringan. "Kmrn ada laporan masuk ke rekan Dinas Perdagangan. Ada satu orang yang habis vaksin merasa gembreges seperti demam," tuturnya pada Sabtu (12/6/2021).
"Kami arahkan untuk lapor ke puskesmas. Diberikan obat simptomatis yaitu parasetamol. Sekarang sudah baik," tambahnya.
Baca juga: Bandel terhadap Prokes, 158 Tempat Usaha di DIY Ditutup
Dituturkan Abed, KIPI yang muncul dapat bervariasi. Namun dari studi statistik, Abed menyebut KIPI yang saling sering muncul berupa demam, nyeri (kemeng) di lengan.
Abed menambahkan KIPI biasanya timbul di 24 jam pertama setelah vaksinasi. Setelah itu gejala yang timbul akan hilang.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo sebelumnya telah menjelaskan bila vaksinasi dosis yang diselenggarakan bulan Juni telah menggunakan AstraZeneca. Termasuk vaksin yang diverikan kepada pedagang. "Jadi AstraZeneca sudah kita gunakan. Sampai Rabu [9/6/2021] sudah 20.000 kita sudah gunakan," tuturnya.
"Sampai 20.000 sekian tidak ada laporan KIPI, jadi aman. Alhamdulillah tidak ada. Jadi tidak usah khawatir masyarakat terkait dengan jenis vaksin. semua sudah dijamin oleh pemerintah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menetapkan MNH sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap alumni santriwati. Polisi masih memburu keberadaannya.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.