Seorang Pedagang di Bantul Demam Seusai Disuntik Vaksin Covid-19

Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
14 Juni 2021 03:17 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Vaksinasi kepada pedagang Pasar Bantul telah selesai digelar pekan lalu. Dinkes Bantul mencatat tidak ada pedagang yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berat.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho menyebutkan bila Dinkes Bantul menerima laporan adanya satu pedagang yang mengalami KIPI ringan. "Kmrn ada laporan masuk ke rekan Dinas Perdagangan. Ada satu orang yang habis vaksin merasa gembreges seperti demam," tuturnya pada Sabtu (12/6/2021).

"Kami arahkan untuk lapor ke puskesmas. Diberikan obat simptomatis yaitu parasetamol. Sekarang sudah baik," tambahnya.

Baca juga: Bandel terhadap Prokes, 158 Tempat Usaha di DIY Ditutup

Dituturkan Abed, KIPI yang muncul dapat bervariasi. Namun dari studi statistik, Abed menyebut KIPI yang saling sering muncul berupa demam, nyeri (kemeng) di lengan.

Abed menambahkan KIPI biasanya timbul di 24 jam pertama setelah vaksinasi. Setelah itu gejala yang timbul akan hilang.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo sebelumnya telah menjelaskan bila vaksinasi dosis yang diselenggarakan bulan Juni telah menggunakan AstraZeneca. Termasuk vaksin yang diverikan kepada pedagang. "Jadi AstraZeneca sudah kita gunakan. Sampai Rabu [9/6/2021] sudah 20.000 kita sudah gunakan," tuturnya.

"Sampai 20.000 sekian tidak ada laporan KIPI, jadi aman. Alhamdulillah tidak ada. Jadi tidak usah khawatir masyarakat terkait dengan jenis vaksin. semua sudah dijamin oleh pemerintah," pungkasnya.