Dissos DIY Gelar Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Ke-25

Rangkaian Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Ke-25, Selasa (15/6). (Harian Jogja - Sunartono)
16 Juni 2021 07:07 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Sosial (Dissos) DIY menggelar peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-25 pada Selasa (15/6). Kegiatan itu digelar secara luring di Hotel LPP Convention, Jalan Demangan Baru No.8, Caturtunggal, Depok, Sleman dan daring tersebar di 39 Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU).

Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih menyatakan dalam peringatan HLUN ke-25 ini, ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menghargai dan memiliki kepedulian kepada warga lansia. Pelaksanaan kegiatan ini secara luring dan daring diikuti sekitar 2.000 warga lansia yang berada di 39 lembaga kesejahteraan sosial, terdiri dari 36 LKS masyarakat dan tiga lembaga balai yang melayani warga lansia Dinsos DIY.

“Dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2021 ini beberapa warga lansia menyampaikan ekspresi dengan tarian dan lagu dilakukan secara langsung, sehingga bisa disaksikan secara daring,” ungkap Endang.

Dalam peringatan HLUN Ke-25 ini juga dilakukan penyerahan berbagai jenis bantuan kepada para lansia yang berada di LKS di DIY yaitu penyerahan simbolis Bansos Bedah Kamar Lansia (50 orang), Bantuan Permakanan Fasilitasi Home Care (700 orang), Bantuan Permakanan Lansia (100 orang) dan Jaminan Sosial Lansia (1.000 orang).

Selain itu secara daring, warga lansia diberi kesempatan untuk diskusi terbatas dan menyampaikan keinginan serta masukan antara lain kepada Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Ketua DPRD DIY Nuryadi dan Kepala Dissos DIY Endang Patmintarsih.

Kemudian dilakukan sosialisasi Perda No.3/2021 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Lansia. Kementerian Sosial RI memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan HLUN di DIY dan telah terbitnya Perda tersebut.

Endang mengatakan tujuan HLUN untuk memberikan perhatian dan penghargaan terhadap lansia serta apresiasi kepada pihak terkait tentang penyelenggaraan kegiatan lansia yang ada di DIY. Selain itu diharapkan mampu mendorong nilai kelembagaan nilai masyarakat dalam membangun dinamika lansia dengan menjaga eksistensi warga lansia terutama di kawasan bencana.

“Kemudian menyinergikan peranan stakeholder dalam perubahan sosial masyarakat milenial yang peduli terhadap para lansia,” katanya.

Peringatan ini juga sebagai sarana menyebarluaskan kebijakan terhadap penyelenggaraan kesejahteraan lansia di DIY, sekaligus sarana menambah pengetahuan dan wawasan dalam rangka pencegahan penyakit di lansia.

Terkait dengan tema Lanjut Usia Bahagia Bersama Keluarga, ia menjelaskan tema ini diambil karena keluarga merupakan lembaga sosial terkecil yang menjadi tempat persemaian bagi setiap orang, dari makna tersebut maka orangtua jadi penjuru bagi generasi muda sekaligus jadi panutan.

Aktif dan Sehat

Gubernur DIY Sri Sultan HB X dalam sambutan melalui rekaman video menyatakan, adanya lansia yang masih berdaya guna terikat usia. Semua pihak perlu menciptakan lingkungan bagi warga lansia agar aktif dan sehat secara optimal baik fisik sosial maupun psikologi. “Menjadi tua memang kepastian, tetapi menjadi daya guna memang pilihan terbaik,” ucap Sultan.

Ia mengatakan pemerintah berupaya mewujudkan salah satu cita-cita pembangunan yaitu terciptanya lansia yang sehat berdaya guna serta sebagai subjek pembangunan dan berperan sebagai agen perubahan. Dalam tradisi timur lansia merupakan sumber nasihat dan restu sehingga harus dihormati dan mendapatkan kebahagiaan. “Sebutan sesepuh menunjukkan bahwa lansia bisa menjadi tauladan hidup,” katanya. 

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan Pemda DIY terus berupaya untuk bisa memberikan kesejahteraan kepada para lansia di DIY. Melalui Perda Lansia yang sudah ditetapkan harapannya para lansia mendapatkan kesejahteraan karena di dalamnya telah diatur sedemikian rupa termasuk pemberian bantuan dan sejenisnya. Selain itu memberikan pemahaman kepada masyarakat non-lansia agar memberikan penghargaan dan kesejahteraan kepada para lansia. (ADV)