Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi meluncurkan awan panas 2 kilometer (km) ke arah barat daya pada Kamis (17/6/2021) pagi. Selain awan panas, Gunung Merapi juga memuntahkan sejumlah lava pijar pada periode pengamatan yang sama.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati pukul 07.10 WIB.
BACA JUGA: Kesal Putus Cinta, Buruh di Gunungkidul Sebar Foto Vulgar Mantan Pacar
"Tercatat dalam seismogram dengan amplitudo 16 mm, durasi 191 detik," katanya.
Pada periode pengamatan yang sama yakni pukul 06.00 WIB-12.00 WIB, Gunung Merapi luncurkan dua lava pijar, masing-masing dengan jarak luncur 1 km ke arah barat daya dan 900 meter ke arah tenggara.
Tercatat pula satu kali gempa awan panas guguran, 43 kali genpa guguran, empat kali gempa embusan, empat kali gempa fase banyak dan satu kali gempa tektonik jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Puncak kunjungan wisata Bantul diprediksi awal Juli 2026. Meski turun hingga 25%, peluang kenaikan masih terbuka.
Jadwal KRL Solo–Jogja Rabu 1 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000, praktis dan ekonomis.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Rabu 1 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, perjalanan cepat dan praktis.
Brad Bird menolak Ratatouille 2 meski didorong Pixar. Sutradara sebut cerita sudah selesai dan tak ingin dipaksakan.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.