Advertisement
Event Terbatas Mulai Berjalan, Pariwisata Jogja Siap Bangkit
Sejumlah penari berfoto bersama dengan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi dalam penutupan Pawai Alegoris di Situs Warungboto. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pawai Alegoris Harmoni Jogja yang berlangsung secara terbatas pada Selasa (15/6/2021) dan Rabu (16/6/2021) diharapkan mampu menjadi penanda kebangkitan pariwisata Jogja yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pawai ini digelar melalui protokol kesehatan ketat dan secara resmi telah ditutup oleh Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi di Situs Warungboto, Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo.
Dalam penutupan itu dimeriahkan dengan penampilan dari Sanggar Gierka. Kemudian secara simbolis dilakuakn penyerahan keris dari penari kepada Wakil Walikota Heroe Poerwadi. Adapun saat pembukaan.
Advertisement
BACA JUGA : Dua Objek Wisata di Jogja Ditutup karena Zona Merah
“Pawai Alegoris Harmoni Jogja ini adalah bagian dari penanda bahwa pariwisata kita siap untuk bangkit, yang dibarengi dengan protokol kesehatan. Karena kesiapan ini akan membawa pengaruh dengan meningkatnya wisatawan ke kota Jogja,” kata Heroe dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (17/6/2021).
Heroe menambahkan dengan adanya bukti kesiapan Kota Jogja tersebut, harapannya wisatawan dating kembali ke Jogja yang selama ini banyak dirindukan. Namun, ia memberikan catatan proses berwisata tersebut harus dijalankan dengan prokes ketat.
“Pandemi ini tidak bisa kita diamkan saja, kita harus bergerak bersama-sama untuk mengatasi, ekonomi tetap berjalan melalui prokes ketat agar Covid-19 tetap bisa dikendalikan. Dengan menjalankan protokol kesehatan yang ada, semua aktivitas bisa dijalankan. Salah satunya adalah Pawai Alegoris Harmoni Jogja, sebagai satu upaya untuk membangkitkan pariwisata seni dan budaya,” katanya.
BACA JUGA : Masih Pandemi, DIY Siapkan 71 Event Wisata 2021
Pawai ini mengambil tema heritage in harmony, berisi penampilan beragam potensi kampung wisata di Kota Jogja. Selain itu menampilkan atraksi seni dengan melibatkan banyak sanggar. Event terbatas ini juga memperkenalkan potensi wisata seperti Pojok Beteng Wetan, Embung Taman Budaya Giwangan dan Situs Warungboto.
“Termasuk Kota Jogja memiliki sejumlah rute wisata sepeda juga berupaya kami kenalkan ke masyarakat untuk dicoba. Karena rute wisata ini juga melewati kampung-kampung wisata,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Puncak Arus Balik Berakhir, Kendaraan di Tol Transjawa Mulai Berkurang
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Advertisement







