Event Terbatas Mulai Berjalan, Pariwisata Jogja Siap Bangkit

Sejumlah penari berfoto bersama dengan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi dalam penutupan Pawai Alegoris di Situs Warungboto. - Ist.
18 Juni 2021 05:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pawai Alegoris Harmoni Jogja yang berlangsung secara terbatas pada Selasa (15/6/2021) dan Rabu (16/6/2021) diharapkan mampu menjadi penanda kebangkitan pariwisata Jogja yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pawai ini digelar melalui protokol kesehatan ketat dan secara resmi telah ditutup oleh Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi di Situs Warungboto, Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo.

Dalam penutupan itu dimeriahkan dengan penampilan dari Sanggar Gierka. Kemudian secara simbolis dilakuakn penyerahan keris dari penari kepada Wakil Walikota Heroe Poerwadi. Adapun saat pembukaan.

BACA JUGA : Dua Objek Wisata di Jogja Ditutup karena Zona Merah

“Pawai Alegoris Harmoni Jogja ini adalah bagian dari penanda bahwa pariwisata kita siap untuk bangkit, yang dibarengi dengan protokol kesehatan. Karena kesiapan ini akan membawa pengaruh dengan meningkatnya wisatawan ke kota Jogja,” kata Heroe dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (17/6/2021).

Heroe menambahkan dengan adanya bukti kesiapan Kota Jogja tersebut, harapannya wisatawan dating kembali ke Jogja yang selama ini banyak dirindukan. Namun, ia memberikan catatan proses berwisata tersebut harus dijalankan dengan prokes ketat.

“Pandemi ini tidak bisa kita diamkan saja, kita harus bergerak bersama-sama untuk mengatasi, ekonomi tetap berjalan melalui prokes ketat agar Covid-19 tetap bisa dikendalikan. Dengan menjalankan protokol kesehatan yang ada, semua aktivitas bisa dijalankan. Salah satunya adalah Pawai Alegoris Harmoni Jogja, sebagai satu upaya untuk membangkitkan pariwisata seni dan budaya,” katanya.

BACA JUGA : Masih Pandemi, DIY Siapkan 71 Event Wisata 2021 

Pawai ini mengambil tema heritage in harmony, berisi penampilan beragam potensi kampung wisata di Kota Jogja. Selain itu menampilkan atraksi seni dengan melibatkan banyak sanggar. Event terbatas  ini juga memperkenalkan potensi wisata seperti Pojok Beteng Wetan, Embung Taman Budaya Giwangan dan Situs Warungboto.

“Termasuk Kota Jogja memiliki sejumlah rute wisata sepeda juga berupaya kami kenalkan ke masyarakat untuk dicoba. Karena rute wisata ini juga melewati kampung-kampung wisata,” ujarnya.