Hadapi Kemajuan Teknologi, PABI DIY Perkuat Kompetensi Dokter Bedah
PABI DIY periode 2026–2029 resmi dilantik dengan komitmen memperkuat kompetensi dokter bedah dan keselamatan pasien.
Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam X dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 Tingkat DIY yang dirilis Selasa (29/6/2021). /Ist-Humas Pemda DIY.
Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X mengingatkan pentingnya faktor keluarga untuk menangani stunting. Secara nasional, kondisi stunting saat ini diperparah dengan adanya pandemi Covid-19.
“Kami berharap besar kepada semua pihak yang sangat dekat dengan keluarga dan masyarakat di DIY, agar senantiasa mendukung rencana aksi daerah dalam hal penanganan stunting,” ungkap Sri Paduka dalam sambutan secara daring di Hari Keluarga Nasional ke-28 Tingkat DIY yang dirilis Selasa (29/6/2021).
Wagub DIY menambahkan peringatan Hari Keluarga Nasional menjadi momentum penting dan strategis untuk membuka nurani keluarga dan masyarakat agar lebih memperhatikan peran dan fungsi setiap anggota keluarga. Ia mengingatkan peran dan fungsi ibu, ayah, hingga anak dalam berinteraksi dengan baik akan memberikan makna yang lebih baik dalam keluarga.
BACA JUGA : Stunting Gunungkidul Masih di Angka 17,4 Persen
Oleh karena itu ia mengajak seluruh warga agar kita menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat DIY ke-28 untuk memperkuat rasa kebersamaan dalam keluarga dan sesama warga masyarakat di berbagai aktivitas.
“Hal ini dalam rangka membangun daerah yang bebas stunting demi kesejahteraan Indonesia yang kita cintai,” ujarnya.
Wakil Ketua I TP PKK DIY GKBRAy Paku Alam X saat membacakan sambutan Ketua TP PKK DIY, GKR Hemas mengatakan, TP PKK DIY telah membuat panduan mengatasi stunting. Harapannya bisa menjadi panduan operasional, monitoring, laporan dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di DIY.
“Kami Tim Penggerak PKK selalu siap dengan 10 program PKK. Perempuan mampu berkarir gemilang di luar, namun tetap harus mampu menjadi tumpuan kesejahteraan keluarga. Apalagi program yang terkait dengan pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun agama, semua bermuara pada keluarga,” katanya.
Kepala BKKBN, Hast Wardoyo dalam kesempatan itu berharap keluarga selalu memiliki keinginan memberikan yang terbaik setiap anggotanya. Mulai dari mendukung anak menjadi yang terbaik, untuk pendidikan dan Kesehatan. Tujuannya agar anak bisa menjalankan kehidupan yang lebih berkualitas nantinya.
“Pandemi ini membuat kita jadi berhadapan dengan anak-anak yang stunting, ini tidak hanya mengancam fisik, tetapi juga kecerdasan, jelas mempengaruhi masa depan anak, kesehatan dan juga produktivitasnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PABI DIY periode 2026–2029 resmi dilantik dengan komitmen memperkuat kompetensi dokter bedah dan keselamatan pasien.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.