Cek Jadwal Terbaru KRL Solo-Jogja Selasa 15 September, Ada 12 Perjalanan dari Palur
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Ketua Perindo DIY Yuni Astuti. /Ist-Dok.
Harianjogja.com, JOGJA—Partai Perindo DIY mengusulkan penggunaan sekolah negeri dan kampus untuk dijadikan sebagai selter seiring mengganasnya kasus Covid-19 di DIY.
Ketua Perindo DIY Yuni Astuti menyarankan perlunya penggunaan gedung sekolah negeri serta kampus sebagai selter bagi masyarakat yang positif Covid-19. Jika pasien Covid-19 yang tidak bergejala diberikan tempat khusus untuk menjalani isolasi mandiri maka akan terpantau dengan baik perkembangan kesehatannya.
BACA JUGA : Miris! Rumah Sakit Jogja Penuh, Pasien Covid Meninggal
“Pengamatan kami masyarakat yang menjalani isolasi mandiri, tak terpantau oleh tenaga kesehatan secara intens. Kondisi ini berbeda dengan ketika ditempatkan di selter isolasi yang memang disiapkan tenaga kesehatan, maka bisa dipantau,” katanya Minggu (11/7/2021).
Ia menambahkan pemanfaatan gedung sekolah negeri serta kampus merupakan salah satu terobosan dalam penanganan Covid-19. Mengingat pelaku isoman di rumah belum tentu bisa berjalan secara maksimal.
“Langkah antisipasi ini perlu dilakukan pemerintah di tengah lonjakan kasus Covid-19 dengan menjadikan gedung sekolah negeri dan kampus sebagai selter isolasi mandiri. Masyarakat yang isoman di rumah bisa alihkan ke selter ini secara gratis,” ujarnya.
Yuni menilai bangunan sekolah kondisinya cenderung lebih baik secara kualitas dan kenyamanan di bandingkan dengan tenda darurat. Apalagi saat ini kadang terjadi hujan yang sulit diprediksi, jika pasien berada di tenda tentu menjadikan mereka kurang nyaman.
BACA JUGA : Selter SKB Sewon untuk Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi
"Bangunan sekolah itu kan relatif baik kualitasnya, ada fasilitas kamar mandi, ada ruang-ruangannya tidak seperti tenda darurat. Saat ini tentu sekolah masih daring dan tidak terpakai gedungnya,” katanya.
Ia menegaskan, kondisi penanganan Covid-19 dinilainya sudah sangat darurat, maka kebijakan PPKM Darurat di Jawa-Bali mau tidak mau harus didukung semua pihak. Di sisi lain, pemerintah untuk benar-benar berjuang secara nyata untuk masyarakat agar pandemi segera berakhir.
“Sebaiknya masyarakat di rumah saja apabila tak ada keperluan mendesak, marilah kita sama-sama bantu pemerintah agar pandemi ini segera berakhir dan berdoa agar bangsa Indonesia dimudahkan dan bisa melewati pandemi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal SIM Sleman Rabu 16 September 2026 tersedia di STP AMPTA. Simak jadwal Satpas, MPP, SIM Keliling Malam dan Simmade.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.