Ketersediaan Bed RS untuk Pasien Covid-19 di Kulonprogo Mengkhawatirkan

Foto ilustrasi. - Reuters
12 Juli 2021 20:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) yang tersedia di RS rujukan penanganan Covid-19 di kabupaten Kulonprogo yakni RSUD Wates, RSUD Nyi Ageng Serang, dan sejumlah RS swasta mencapai 84 persen.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan angka 84 persen merupakan angka BOR di bangsal bagi pasien positif Covid-19. Sedangkan, BOR di instalasi gawat darurat (IGD) sebanyak 107.6 persen.

"Rinciannya di RSUD Wates, bed critical atau ICU yang berkapasitas enam orang sudah terisi full. Sedangkan, bed non critical yang berkapasitas sebanyak 34 orang sudah terisi 28," kata Baning pada Senin (12/7/2021).

Sementara itu, di RSUD Nyi Ageng Serang rinciannya yakni bed non critical yang berkapasitas sebanyak 24 sudah terisi sebanyak 23 pasien.

Lebih lanjut, kapasitas tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo yabg ditangani oleh oleh RS swasta sudah terisi 20 dari kapasitas tempat tidur sebanyak 28.

BACA JUGA: Pemkot Jogja Akan Siapkan Area Pemakaman Khusus, Apabila Kasus Meninggal Covid-19 Terus Naik

"Total kapasitas tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 di kabupaten Kulonprogo sebanyak 92. Kondisi BOR juga bisa berubah-ubah sesuai dengan kondisi di RS," kata Baning.

Dalam menangani pasien Covid-19 di kabupaten Kulonprogo, RSUD Wates yang menjadi RS rujukan penanganan Covid-19 juga tidak luput dari sejumlah kendala. Di antaranya, banyaknya nakes yang terpapar Covid-19, stok oksigen yang masih fluktuatif, serta klaim operasional biaya penanganan Covid-19 melalui kementerian kesehatan.