UMKM Perempuan Solo Dapat Bantuan Alat Jahit dari BI, Ini Harapan Wawali Astrid
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Ilustrasi uang. /Bisnis- Dwi Prasetya
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman mendorong warga yang kesulitan secara ekonomi memanfaatkan dana Jaring Pengaman Sosial (JPS). Dana JPS yang disediakan selain untuk bidang sosial dan kesehatan, juga untuk membantu permasalahan warga di bidang pendididikan.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan JPS ini dapat diakses masyarakat dengan cara menginput data atau mengisi formulir dari pihak yang mengajukan bantuan, kemudian dari Dinsos melakukan survei.
BACA JUGA : Warga Miskin di Sleman Dapat Ajukan Jaringan Pengaman
"Setelah permintaan masuk akan dilakukan survei oleh petugas Dinsos apakah layak atau tidak untuk menerima bantuan. Apabila syarat sudah lengkap bantuan akan segera diberikan oleh Dinsos,” jelas Danang di sela memberikan bantuan kursi roda kepada warga Purwomartani, Kalasan, Senin (12/7/2021).
Dia mengatakan program bantuan JPS di Sleman tidak hanya kesehatan namun juga pendidikan. Ia berharap program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. “Saya berharap bantuan ini dapat bermanfaat, dan pada kondisi pandemi ini kita tetap dapat mengutamakan gotong royong serta saling menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
Danang didampingi tim Dinas Sosial (Dinsos) Sleman menyerahkan bantuan kursi roda kepada Haryati, 54 warga Bojan Somodaran, Purwomartani, Kalasan Senin (12/07). Haryati mengalami stroke sejak enam bulan terakhir. "Bantuan kursi roda ini merupakan salah satu program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Dinsos Sleman," ujarnya.
BACA JUGA : Belum Ada Kesepakatan Jaring Pengaman Sosial
Program JPS diatur dalam Perbup Sleman No.4.3/2020 Tentang Jaring Pengaman Sosial. Dalam Perbup tersebut masyarakat miskin dan rentan miskin dapat mengajukan permohonan bantuan guna meringankan berbagai macam permasalahannya baik dalam bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang sosial. Pemkab menganggarkan Rp10 miliar Jaring Pengaman Sosial untuk tahun ini.
Suwarto, 60 suami dari Haryati mengapresiasi bantuan tersebut. Ia berharap bantuan kursi roda tersebut dapat memudahkan istrinya dalam beraktivitas serta menjadi motivasi untuk sehat dan pulih kembali. "Terima kasih atas bantuan yang diberikan semoga dapat memotivasi istri saya agar pulih kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Gelombang tinggi hingga 4 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD meminta nelayan dan wisatawan menjauhi pantai sementara.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Litto Jogja masuk Top 25 WISH 2026 setelah bersaing dengan 570 usaha pariwisata. Konsepnya menggabungkan alam, wellness dan karakter lokal.
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.
Pergantian Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara dinilai membuat pasar tetap stabil karena memberi kepastian fiskal.