Advertisement
Makin Banyak Selter Covid-19 Akan Semakin Mengurangi Beban Rumah Sakit
Kondisi selter RS Patmasuri di Sewon, Bantul yang digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid/19/Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengatakan secara umum DIY menjadi pelopor gerakan pembangunan shelter pasien Covid-19.
Pada Februari lalu, ia sudah mengecek pembangunan shelter yang dibangun warga. Mestinya, DIY jauh lebih baik dalam menangani kasus kenaikan Covid-19 yang sangat eksponensial ini.
Advertisement
"Karena secara potensi besar karena ada kampus-kampus besar, kemampuan masyarakatnya yang guyup rukun bersama pemerintah dan menginisiasi pendirian selter. Makin banyak selter makin mengurangi beban rumah sakit," katanya.
Baca juga: Untuk Atasi Varian Delta, Peneliti Sarankan Suntikan Ketiga Vaksin Sinovac
Rumah sakit, kata Muhadjir, hendaknya menjadi tumpuan terakhir bagi pasien. Jangan sampai pasien semua pasien dibawa ke rumah sakit. Baginya, kelebihan okupansi atau tingginya tingkat keterisian pasien di rumah sakit akibat tidak adanya seleksi atau pemilihan penderita Covid secara berjenjang.
Keberadaan selter ini, lanjut dia, berfungsi untuk membatasi agar jangan sampai semua pasien ke rumah sakit. Sebaliknya, pasien yang dirawat di rumah sakit yang kondisinya baik, mendekati sembuh, ditarik penanganan dan observasinya di shelter.
Dengan demikian, ruangannya di rumah sakit bisa digunakan pasien lain. "Shelter punya fungsi timbal balik. Untuk mencegah mereka yang bergejala ringan langsung ke rumah sakit atau menangani pasien mendekati sembuh, bisa ditarik ke shelter sampai penanganannya selesai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp48.600 per Kg
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Elang Jawa Terancam Punah, Pakar UGM Soroti Hilangnya Habitat
- Wabup Kulonprogo Nasihati Siswa, Tak Ada Orang Sukses karena Judol
- HUT SMAN 1 Depok Jadi Laboratorium Kreatif Siswa Sleman
- Perajin Bambu Cebongan Sleman Bertahan di Tengah Perubahan Zaman
- DP3 Sleman Salurkan Modal untuk 24 Kelompok Ternak, Ini Daftarnya
Advertisement
Advertisement



