Gunungkidul Tebar 160.000 Benih Ikan Lokal, Cegah Ikan Invasif
DKP Gunungkidul menebar 160.000 benih ikan lokal di sungai untuk menjaga ekosistem dan menekan ancaman ikan invasif.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Sebuah rumah warga di Kelurahan Notoprajan, Ngampilan Kota Jogja terbakar pada Jumat (16/7/2021) malam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun rumah tersebut hampir ludes di lalap api.
Kasubag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan, insiden kebakaran itu menimpa warga bernama Sisilia Sutinah,71 tepatnya pada pukul 23.30 WIB.
Dia menjelaskan, insiden itu bermula saat korban merebus air pada pukul 17.00 WIB. Korban lantas lupa mematikan api sehingga api merembet ke tumpukan kardus yang ada didekatnya.
"Kemudian diketahui oleh saksi api sudah membesar dan dikarenakan pintu dalam keadaan terkunci lalu saksi mendobrak pintu dan menyelamatkan korban," jelas Timbul.
Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 01.00 WIB.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini tapi kerugian dialami korban akibat sejumlah barang yang hangus terbakar," kata dia.
Dok. Ist
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKP Gunungkidul menebar 160.000 benih ikan lokal di sungai untuk menjaga ekosistem dan menekan ancaman ikan invasif.
Event bersponsor rokok kembali digelar di Kulonprogo setelah 12 tahun. Pesta rakyat di Alun-alun Wates libatkan UMKM, wisata, dan hiburan.
BGN menargetkan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis 2026. Dapur MBG yang tidak memenuhi SOP akan ditutup sementara.
KPK mengungkap kode "malaikat" dan grup band dalam dugaan pembagian uang hasil pemerasan pengurusan KITAP dan KITAS di Imigrasi.
Sekda DIY menyebut surplus APBD 2025 berasal dari efisiensi dan hasil lelang, bukan karena program tidak terlaksana.
Juara TKA Bantul Yusuf Elbaradei membuktikan prestasi bisa diraih lewat fokus belajar dan dukungan ayah tunggal yang setia mendampingi.