SIPA 2026 Resmi Dibuka, 250 Seniman dari 7 Negara Ramaikan Solo
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Wasono, bersama Si Bali, hewan kurban yang menjadi pilihan Presiden Jokowi untuk dikirim ke warga Umbulsariz Srimartani, Piyungan, Sabtu (17/7/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamied Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Seekor sapi jenis peranakan ongole (PO) yang dipelihara oleh seorang guru di Sleman, menjadi salah satu sapi pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dikurbankan pada Iduladha tahun ini.
Pemilik sapi Wasono mengaku baru mengetahui sapi miliknya terpilih sebagai sapi kurban Presiden sekitar empat hari lalu. Ia tak menyangka sapinya menjadi salah satu hewan kurban yang dipilih oleh tim orang nomor satu di Indonesia.
BACA JUGA: Menag Ajak Ormas Islam Imbau Umat Tak Mudik saat Iduladha
"Ndak mimpi apa-apa, saya hanya bersyukur sapi saya bisa terpilih. Saat diikutkan seleksi ya pasrah saja, soalnya sapi yang lain bobotnya lebih berat," kata warga Wonokerso, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak ini, Sabtu (17/7/2021).
Ia bercerita, sapi yang diberi nama Si Bali itu harus bersaing ketat dengan 12 sapi lainnya di DIY yang masuk seleksi. Padahal usianya baru empat tahun dan beratnya sekitar 800 kg. Sapi itu biasanya juga dibuat menarik gerobak untuk hiburan.
"Sebenarnya kalau dilihat dari sisi bobotnya, sapi saya ini masih kalah jauh dengan sapi-sapi yang lolos seleksi. Tetapi mungkin ada penilaian lainnya, terutama pada masalah kesehatan. Tidak ada penyakitnya," kata Wasono.
BACA JUGA: Pakar Kuliner UGM: Indonesia Punya 104 Jenis Nasi Goreng
Guru di SMK Muhammadiyah Mlati ini mengaku sudah menyiapkan Si Bali sejak enam bulan sebelumnya. Ini tahun kedua Wasono menyiapkan sapi kurban untuk Presiden. Wasono pernah mengikutkan salah satu sapinya pada seleksi tahun lalu, namun gagal.
Meski gagal, angan-angan Waseno untuk menawarkan sapi PO yang berkualitas tak sirna. Ia belajar dari kegagalan tahun lalu saat sapinya tidak terpilih lantaran masih terdeteksi ada telur cacingnya. Menurutnya, telur cacing pada sapi itu sulit dideteksi kecuali melalui uji laboratorium.
"Untuk menjadi hewan kurban Presiden memang melewati serangkaian seleksi. Proses seleksinya pun tidak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama," kata suami dari Eli Wahyuningsih ini.
Wasono beternak sapi sejak usia SMP. Ia belajar ternak sapi dari orang tuanya. Semua sapi yang dipelihara jenis PO. Selain memang gemar beternak, sapi yang dipelihara digunakan untuk tabungan keluarga.
"Ini jenis PO, sudah saya rawat 2,5 tahun. Kalau yang satunya adiknya, usianya baru 2,5 tahun. Kalau sampai empat tahun nanti, bobotnya bisa lebih dari kakaknya," kata ayah dua putri ini.
Ia merawat sapi seperti kebanyakan peternak. Bibit sapi jadi faktor utama yang menentukan. Setelah lolos seleksi, ia merawat Si Bali lebih intensif lagi dan menghindari paparan penyakit. "Dulu saya beli Rp27,5 juta dengan bobot sekitar 500 kg. Saat ini dibeli Pak Presiden Rp60 juta. Ya rezeki saya," ujarnya sumringah.
BACA JUGA: Covid Indonesia Hari Ini: Kasus Positif 51.952, Meninggal 1.092
Sapi tersebut nyaris saja terjual Rp45 juta saat Wasono menunggu proses seleksi belum kelar. Pembelinya orang Kediri, Jawa Timur. Namun karena pembeli minta Si Bali dibawa ke Kediri lebih dulu untuk melihat kondisinya, Wasono enggan.
"Soalnya masa pandemi Covid-19 dan ada PPKM Darurat, ya akhirnya enggak jadi ke Kediri. Tahu-tahu ada info dari dinas kalau Si Bali lolos seleksi," katanya.
Plt Kepala DP3 Sleman Suparmono mengatakan sapi milik salah seorang warganya yang dipilih menjadi hewan kurban Presiden Jokowi. "Ya sapi milik pak Wasono, itu untuk banpres (bantuan presiden) untuk hewan kurban. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan cek laboratorium kondisi sapi sehat," katanya.
Rencananya, kata Suparmono, sapi tersebut akan dikirim ke Takmir Masjid Masjid Jami Al Akbar di Umbulsari RT 01, Srimartani, Piyungan, Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 19 September 2026 tersedia mulai 07.30 WIB dengan tarif perjalanan Rp12.000.
Harga emas Pegadaian hari ini, Sabtu 19 September 2026, mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
IHSG turun 1,53% menjadi 6.441,159 sepanjang pekan 14–18 September 2026 di tengah tekanan global dan sinyal kenaikan suku bunga The Fed.
Prabowo mengatakan ekspor komoditas strategis disatukan melalui BUMN dan Bursa Mineral ditargetkan beroperasi mulai 1 Januari 2027.
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.