PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Respons Sultan

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
18 Juli 2021 16:17 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan HB X belum bisa banyak menanggapi terkait rencana perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat untuk Jawa dan Bali sampai akhir Juli.

Sebab, pihaknya belum mendapatkan keputusan perpanjangan PPKM Darurat secara resmi dari Pemerintah Pusat. Sultan akan melihat dahulu seperti apa ketentuan dalam rencana pepanjangan PPKM Darurat itu.

Namun Sultan meyakini perpanjangan PPKM darurat tidak akan jauh berbeda dengan sebelumnya, kecuali hanya memperketat mobilitas. “Kita belum mendapatkan keputusannya. Kita lihat dulu keputusan dari pusat mungkin tidak akan banyak berbeda, hanya mungkin pengetatan lebih ketat,” kata Sultan, Sabtu (18/7/2021).

Raja Kraton Ngayogyakarta ini tidak menampik kemungkinan akan adanya perpanjangan PPKM Darurat sampai akhir Juli mendatang. Namun Sultan masih menunggu surat resmi perpanjangan PPKM Darurat tersebut.

Sebagaimana diketahui kepastian perpanjangan PPKM Darurat di Jawa dan Bali disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy. Satgas Penanganan Covod-19 DIY juga belum banyak menanggapi karena perpanjangan PPKM Darurat secara resmi belum dikeluarkan.

Koordinator Bidang Penegakan Humum, Satgas Penanganan Covid-19 DIY, Noviar Rahmad mengatakan secara resmi belum ada petunjuk dari pemerintah. Menurut dia kemungkinan dalam satu atau dua hari ke depan baru akan ada rapat untuk memutuskan perpanjangan PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

BACA JUGA: Covid-19 Varian Delta Sudah Masuk DIY, Ini Upaya Pemda Cegah Wabah Meluas

Namun secara umum Noviar menyatakan siap menjalankannya jika keputusan perpanjangan PPKM Darurat resmi diberlakukan, “Apapun yang diputuskan oleh pemerintah pusat [dalam perpanjangan PPKM Darurat] tentu akan diikuti oleh pemerintah daerah termasuk DIY. Kami dari Satpol PP siap mengikuti perintah dari pak Gubernur DIY,” kata Noviar yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY. kendati demikian pihaknya masih menunggu keputusan resminya.