Sandiaga Uno Luncurkan Vanik Alias Vaksin Sambil Piknik, Salah Satunya di Gunungkidul

Pelaksanaan vaksinasi massal di kawasan wisata Lembah Ngingrong di Kalurahan Mulo, Wonosari, Rabu (28/7/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
28 Juli 2021 22:57 WIB Newswire Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan program vaksinasi di destinasi wisata, di antaranya DIY, Jawa Barat dan beberapa daerah lainnya pada hari ini, Rabu (28/7/2021).

"Salah satu programnya adalah Vanik, yaitu vaksin bersama sekaligus piknik," ungkap Sandiaga Uno, pada Rabu (28/7/2021), dalam keterangannya.

Sandiaga menegaskan vaksinasi covid-19 menjadi kunci sukses pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor parekraf, karena ini adalah sumber penghasilan dan nafkah masyarakat, khususnya di sektor parekraf yang memiliki multiplier effect (pengaruh besar) yang luar biasa.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 seperti Drama Korea

"Nah itu adalah vaccine with a view dengan menjadikan enam Perguruan Tinggi Nasional Pariwisata dan tiga Badan Otorita di bawah Kemenparekraf untuk mendorong terlaksananya kolaborasi vaksin di berbagai daerah guna mempercepat target capaian 2 juta vaksin per hari," jelasnya.

Untuk mensukseskan program tersebut, pihaknya berkolaborasi dengan para pelaku industri pariwisata, di antaranya Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI). Ini ditujukan untuk memberikan layanan kepada para tenaga kesehatan.

"Kemenparekraf bersama industri pariwisata juga mendukung hal yang perlu disiapkan, terutama dari segi prasarana dan sarana dalam mendukung pelaksanaan percepatan vaksinasi. Kami terus melihat ada peluang untuk meningkatkan, karena sektor parekraf ini mencakup 34 juta masyarakat Indonesia," jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Gagal Tangani Pandemi Covid-19? Ini Jawaban Menteri Luhut

Terkait ketersediaan vaksin, pihaknya diungkapkan Sandiaga Uno juga terus berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah untuk mendata kebutuhan vaksin.

Dirinya berharap agar animo masyarakat untuk mendapatkan vaksin tidak menurun hanya karena terbatasnya jumlah ketesediaan vaksin di sentra vaksinasi Covid-19.

"Kami melihat seperti di Dreamland, Kabupaten Bandung pagi ini (Rabu, 28/7/2021), Alhamdulillah vaksinasinya berjalan lancar, tapi betul, animo masyarakat tinggi, namun ketersediaan vaksin harus kita tingkatkan," ungkap Sandiaga Uno.

"Dengan begitu vaksin dapat terdistribusi dengan lebih baik," tutupnya berharap.

Sumber : Suara.com