Pemkab Gunungkidul Yakin Target PAD Wisata Rp36 Miliar Dikejar Juni
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Pelaksanaan vaksinasi massal di kawasan wisata Lembah Ngingrong di Kalurahan Mulo, Wonosari. Rabu (28/7/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, WONOSARI – Vaksinasi massal di Gunungkidul terus dikebut. Langkah ini dilakukan untuk mencapai target herd immunity yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat.
Salah satu lokasi vaksin massal berada di kawasan wisata Lembah Ngingrong dengan sasaran pelaku wisata di Gunungkidul. Vaksin ini terselenggara berkat kerja sama antara pemkab, Pemerintah DIY dan Badan Otorita Borobudur.
BACA JUGA : Pelaku Wisata di Gunungkidul Akan Divaksin Massal
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, pelaksanaan vaksinai massal sudah banya dilakukan. Selain menyasar ke kalurahan dan dusun-dusun, pelaksanaan juga menyasar ke pelaku wisata.
Menurut dia, sasaran vaksinasi pelaku wisata juga sudah banyak diselenggarakan. Selain dilasanakan kawasan Lembah Ngingrong kemarin, sejumlah lokasi seperti HeHa Sky View di Kapanewon Patuk, South Shore di Kapanewon Tepus hingga menyasar ke kawasan wisata religi di Gua Maria Tritis di Kapanewon Paliyan.
“Harapannya dengan vaksinasi massal ini semakin mempercepat terbentuknya herd immunity di Gunungkidul,” katanya kepada wartawan, Selasa (28/7/2021).
Ia mengungkapan, pelaksanaan vaksinasi di destinasi wisata masih terus berjalan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Pelaksanaannya juga menggandeng berbagai pihak termasuk pengelola wisata.
Ditambahkannya, untuk mencapai herd immunity ditargetkan sebanyak 595.000 warga Gunungkidul mendapatkan vaksin corona. Guna mencapainya, dinas kesehatan menargetkan seharinya ada sekitar 3.000-4.000 warga yang mendapatkan vaksin.
BACA JUGA : 4 Negara Ini Sediakan Vaksin untuk Wisatawan
“Dengan model vaksinasi massal seperti ini kami dibantu sehingga banyak pihak dalam menggerakkan warga agar mau divaksin," ujarnya.
Geosite Ngingrong menjadi salah satu lokasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hari ini. Prosesnya mendapat dukungan dari Badan Otorita Borobudur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Direktur Pemasaran BOB Agus Rochiyadi mengatakan dukungan vaksinasi corona diberikan kepada pelaku wisata dan ekonomi kreatif. Selain dilaksanakan di kawasan wisata Ngingrong, kegiatan sama juga dilaksanakan di wisata Mangunan, Bantul.
Menurut dia, di dua lokasi ini ditargetkan warga yang tervaksin sebanyak 1.000 orang. Adapun rinciannya di masing-masing lokasi menyasar 500 orang. “Masing-masing mendapatkan jatah sebanyak 500 dosis vaksin,” kata Agus.
BACA JUGA : Vaksinasi untuk Pelaku Pariwisata dan Pelayan Publik Terus
Dia mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi di tempat wisata sebagai inovasi. Selain itu, untuk mendukung percepatan vaksinasi, sektor pariwisata juga bisa terangkat. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat membantu dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi di sektor pariwisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Kemendag meluncurkan layanan alat ukur SPKLU guna memastikan konsumen kendaraan listrik mendapat daya sesuai pembayaran
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.