TNI Kirim Nakes Bantu Penanganan Pandemi Covid-19 di Sleman

Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana bersama sejumlah nakes saat mengunjungi salah satu Isoter di Sleman, Senin (9/8 - 2021)/Ist
10 Agustus 2021 21:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk mencapai target capaian vaksinasi Covid-19 sebanyak 15.000 orang per hari di Sleman, TNI menerjunkan sejumlah tenaga kesehatan (nakes). Selain menjadi vaksinator, prajurit TNI ini juga membantu mendistribusikan obat-obatan kepada pasien yang menjalani isolasi mandiri.

Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana mengatakan sebanyak 30 Nakes dari Akademi TNI akan membantu Pemkab Sleman dalam penanganan pandemi Covid-19 di Sleman. "Mereka ditugaskan sebagai tenaga vaksinator dan petugas administrasi pada pelaksanaan program serbuan vaksinasi massal di Sleman," katanya, Selasa (9/8/2021).

Vaksinator yang diterjunkan oleh TNI akan mengejar target 25% dari targetnya penduduk Sleman. Selebihnya ditangani 25% oleh Polri dan 50% oleh Dinkes Sleman. "Awalnya kami memiliki enam vaksinator. Dengan target yang sebanyak itu saya bilang tidak mungkin, tapi setelah kedatangan Tim Nakes ini saya yakin dan percaya target ini bisa tercapai," ungkap Dandim.

Tim nakes ini, lanjutnya, akan diperbantukan ke masing-masing Koramil untuk menginput data aplikasi Silacak Silent. Tim Nakes ini juga akan diperbantukan untuk pendistribusian obat-obatan kepada warga yang menjalani isoman. "Kami dorong prajurit-prajurit yang punya skill kesehatan untuk membantu sebagai tanaga medis. Tidak hanya Sleman, karena sejumlah daerah kondisinya sama," katanya.

Plt Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama mengatakan setelah pekan pertama Agustus vaksinasi massal hanya fokus untuk dosis kedua maka mulai pekan pertama ini vaksinasi pertama mulai digalakkan lagi. Apalagi stok tambahan vaksin untuk Sleman sudah tiba sejak Senin (9/8/2021).

"Ya mulai (Senin) kemarin kami ditarget 15.000 perhari, sehingga setelah vaksin datang hari Senin kemarin kami segera melakukan percepatan vaksinasinya dengan meningkatkan pemberian vaksin di sentra-sentra vaksin, RS maupun puskesmas," katanya kepada Harian Jogja.

Menurut Dirut RSUD Sleman ini, mengakui jika TNI juga menerjunkan nakesnya untuk menjalankan vaksinasi. Hanya saja, Cahya belum mengetahui jumlah pastinya. Tidak hanya Nakes, TNI juga membantu penyaluran vaksinnya di Sleman. "Bantuan dari TNI adalah vaksinnya, kalau nakesnya waktu kunjungan Menko Marivest pak Luhut, saat vaksinasi di selasar Kabupaten, ada beberapa Nakes dari TNI yang ikut pelayanan tapi jumlahnya terbatas," katanya.

BACA JUGA: Begini Cara Bikin Kartu Nikah Digital di Kemenag.go.id

Hingga kini, lanjut Cahya, Dinkes menerima droping vaksin sebanyak 21.116 dosis terdiri dari jenis Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna. Masing-masing Sinovac 1400 vial (1 vial=15 dosis), Sinovac TNI dan Polri masing-masing 470 vial, terakhir vaksin AstraZeneca sebanyak 1.200 vial.

Untuk vaksin Moderna sebanyak 890 vial diprioritaskan bagi nakes yang menangani langsung pasien Covid-19, baik di rumah sakit maupun Puskesmas. Satu vial bisa untuk 14-15 sasaran atau sebanyak 13.350 dosis. Dinkes akan memberikan vaksin Moderna kepada 90% dari 13.788 jumlah nakes di Sleman yang sudah divaksin dosis kedua atau sekitar 12.450 nakes.