Advertisement

Pengajuan Oksigen Gratis Bisa Lewat WhatsApp

Jumali
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 08:57 WIB
Sunartono
Pengajuan Oksigen Gratis Bisa Lewat WhatsApp Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengisikan oksigen dari tabung portable ke tabung kecil ukuran 1 meter kubik saat launching oksigen gratis di Rumah Dinas Bupati Bantul, Kamis (12/8) siang. Harian Jogja - Jumali

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL-- Asisten Sumber Daya dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Pulung Haryadi mengatakan sesuai dengan Peraturan Bupati Bantul (Perbub) No.62/2021 tentang Pendistribusian Oksigen kepada masyarakat pasien Covid-19, hanya Satgas Kabupaten, Kalurahan, Padukuhan dan selter yang bisa mengambil oksigen.

Nantinya Satgas Covid atau pengelola selter membawa surat permohonan tertulis yang ditujukan ke Bupati cq kepala bagian administrasi kesejahteraan rakyat yang ditandatangani oleh lurah atau dukuh selaku ketua Satgas.

BACA JUGA : Oksigen Gratis di Bantul Akhirnya Diluncurkan ke Publik

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Agar cepat maka surat pengajuannya dikirim lewat WhatsApp ke 081328330321. Nanti petugas akan memberikan balasan. Jadi cepat, tidak sampai satu jam,” kata Pulung.

Karena jumlah oksigen terbatas, maka Pulung menyatakan dalam sehari Pemkab hanya akan melayani 5 sampai 6 satgas. “Setiap Satgas maksimal membawa 3 tabung ukuran 1 meter kubik,” tandas Pulung.

Dalam sehari, Pemkab hanya akan memberikan oksigen gratis hasil sisa olahan oksigen generator yang ditempatkan di RS Panembahan Senopati sebanyak 15 tabung ukuran 1 meter kibik.

“Sementara baru 15 tabung kecil ukuran 1 meter kibik. Karena masalah tempat. Sebetulnya bisa sampai 20 tabung,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai launching, Kamis (12/8).

Menurut Halim, terbatasnya jumlah oksigen gratis yang bisa dilayani karena terbatasnya tempat dan sumber daya manusia. Sebab, pelayanan pemberian oksigen gratis ini dilakukan selama 24 jam.

“ Artinya sementara minimal 15 tabung, tadi saya juga minta kepada Pak Direktur RS Panembahan Senopati untuk menyediakan lebih besar lagi. Nanti jangan 15 tapi ditingkatkan agar jangan ada yang sudah datang tapi tidak mendapatkan oksigen,” lanjut Halim.

Advertisement

BACA JUGA : Sebelum Gratiskan Oksigen Generator, Pemkab Bantul Akan Gelar Uji Coba

Halim mengatakan langkah penyediaan oksigen gratis harus ditempuh oleh Pemkab karena banyak warga yang menjalani isolasi membutuhkan oksigen tetapi kesulitan mendapatkan oksigen. Selain itu harga oksigen juga mengalami kenaikan, sehingga masyarakat keberatan.

“Untuk itu kami tempatkan di sini. Karena di rumah sakit kan harus steril dari kerumunan dan layanan nonmedik,” terang Halim.

Advertisement

Lebih lanjut Halim mengatakan jika layanan oksigen gratis ini diberikan oleh Pemkab selama Pemerintah Pusat menetapkan pandemi Covid-19. Diharapkan layanan ini akan menurunkan paparan Covid-19. “Sekaligus menekan tingkat kematian,” tandas Halim.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Jogjapolitan | 47 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Jogjapolitan | 13 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Capai Finish Bank Jateng Friendship Run Borobudur Marathon 2022, Ganjar Kain Tenun Ulos

News
| Senin, 26 September 2022, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement