Tengkorak Manusia Ditemukan di Pantai Mlarangan

Penemuan tengkorak manusia. - Ist.
16 Agustus 2021 08:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, PANJATAN--Warga yang berada di sekitar tepi Pantai Mlarangan Asri, Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo digegerkan dengan penemuan sebuah tulang diduga tengkorak kepala manusia pada Minggu (15/8/2021). Jajaran Polres Kulonprogo masih melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan tengkorak tersebut.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan penemuan sebuah tengkorak kepala manusia ditemukan pertama kali oleh warga bernama Muji Waluyo, 44, warga Kalurahan Tayuban, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo. Ia berniat awalnya untuk memancing di sekitar lokasi ditemukannya tengkorak.

BACA JUGA : Kerangka Manusia Diduga Warga Godean Ditemukan

"Pada Minggu (15/8/2021) sekitar pukul 07.30 WIB pagi, saksi sedang memancing di pantai Mlarangan, Pleret, Panjatan, Kulonprogo dan mendapati adanya tengkorak manusia bagian kepala dan juga masih terdapat pakaiannya," kata Jeffry pada Minggu (15/8/2021).

"Atas temuan tersebut, selanjutnya saksi dan temannya melaporkan penemuan tengkorak kepala tersebut ke Polsek Panjatan guna pengusutan lebih lanjut," sambung Jeffry.

Atas adanya laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi tempat ditemukannya tengkorak kepala manusia. Upaya olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan saat tahap penyelidikan.

Berdasarkan catatan dari polisi yang melakukan olah TKP, terdapat sejumlah barang bukti di sekitar tempat penemuan tengkorak kepala. Ikat rambut warna hitam dari bahan kain elastis dengan panjang sekitar 20 cm. Celana dalam perempuan diduga warna putih, dengan merek tidak diketahui.

BACA JUGA : Warga Bangunjiwo Menduga Kerangka di Septic Tank

"Kemudian, celana panjang kain katun, warna hijau lumut gelap (semula dilaporkan warna abu-abu gelap) dengan ukuran L, tipe celana yang sering digunakan oleh perempuan, dengan ciri-ciri kaitan celana dengan dua buah kancing, terdapat dua saku pada bagian belakang," kata Jeffry.

Menindaklanjuti penemuan tengkorak manusia, telah dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter di RSUD Wates dengan hasil bahwa tengkorak tersebut merupakan tengkorak manusia. Namun, belum dapat diketahui jenis kelamin dan waktu kapan meninggalnya

"Karena RSUD Wates tidak ada dokter yang berkompetensi forensik maka tengkorak  dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan. Saat ini ditangani DVI Rumkit Bhayangkara. Kami juga melakukan pengecekan arsip laporan, apakah ada laporan orang hilang selama beberapa minggu atau beberapa bulan ke belakang," kata Jeffry.