Kompetisi Wirausaha Sosial SOPREMA UGM Dibuka

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali saat acara launching Sociopreneur Muda Indonesia (Soprema) UGM 2021 secara daring, Senin (16/8/2021). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
18 Agustus 2021 06:47 WIB Lajeng Padmaratri Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Pusat Kajian Kepemudaan atau Youth Studies Centre (YouSure) FISIPOL UGM kembali menyelenggarakan gelaran Sociopreneur Muda Indonesia (Soprema) UGM 2021 tahun ini. Ajang ini bersiap mencari bibit-bibit muda dengan ide wirausaha sosial untuk membangkitkan ekonomi dan bisnis sosial yang lesu akibat pandemi.

Memasuki tahun keenam perhelatannya, Soprema hadir dengan tema “Inovasi Sociopreneur Muda dalam Kebangkitan Bangsa di Masa Pandemi Covid-19”. Sejak tahun 2020 lalu Soprema digelar di tengah pandemi dengan konsep virtual.

Ketua Soprema UGM 2021, Hempri Suyatna menuturkan Soprema dilaksanakan untuk mewadahi dan memfasilitasi ide wirausaha sosial, khususnya oleh pemuda, di tengah pandemi yang masih mendera. "Harapan kami adalah munculnya bibit-bibit sociopreneur muda yang mampu memberikan inovasi-inovasi kewirausahaan sosial. Inovasi ini kemudian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masalah-masalah sosial yang muncul di era pandemi ini," terangnya pada launching Soprema UGM 2021 secara daring, Senin (16/8/2021).

Bersamaan dengan launching Soprema UGM 2021, gelaran ini dibuka dan disusul pembukaan pendaftaran untuk kegiatan kompetisi sociopreneur muda pada Selasa (17/8/2021) melalui situs Soprema yaitu soprema.fisipol.ugm.ac.id hingga 17 September mendatang.

Dalam kompetisi ini, siapapun boleh mendaftarkan usaha sosialnya. Bahkan, wirausaha sosial yang masih berbentuk ide usaha pun difasilitasi melalui kategori lomba Kick-Off untuk usaha di bawah satu tahun atau masih dalam bentuk ide usaha. Sementara, untuk usaha di atas satu tahun, maka bisa mengikuti kompetisi dengan kategori Startup.

Selama lima tahun sebelumnya, Soprema telah menjaring 2.340 peserta wirausahawan dari 28 provinsi di seluruh Indonesia. Selain berkompetisi, peserta juga bisa mengikuti pendampingan usaha melalui inkubasi dalam Soprema UGM 2021.

Melalui Soprema, Direktur YouSure UGM, Muhammad Najib Azca berharap kaum muda terus berinovasi dalam mengembangkan bisnis. Terlebih, membantu menyelesaikan masalah sosial yang diakibatkan pandemi.

Dalam agenda launching Senin siang tersebut turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali. Ia memberikan apresiasi besar kepada YouSure dan Fisipol UGM yang telah memberikan perhatian bagi pengembangan sociopreneur muda, terlebih di tengah masa pandemi yang memunculkan banyak tantangan ini.

Kepada calon peserta Soprema, Zainudin berharap akan muncul banyak inovasi yang berkaitan dengan upaya penanganan pandemi. Pandemi yang belum dapat diketahui kapan berakhirnya ini, menurutnya, tidak lantas membuat mahasiswa berdiam diri, melainkan tetap harus menjadikan mahasiswa kreatif dan inovatif dalam merespon situasi di sekitarnya.

Ajang sociopreneur muda ini, bagi Zainudin, perlu diperluas supaya mahasiswa tidak hanya dibekali bekal akademik selama di kampus, melainkan bekal-bekal lainnya yang berkaitan dengan sociopreneur. "Kita berharap para lulusan perguruan tinggi menjadi job creator, jadi bukan menjadi job seeker. Jadilah pencipta lapangan kerja yang bisa menjadi tempat bergantungnya orang lain, bukan dia menggantungkan dirinya pada pihak lain. Ini kerja besar kita di samping mendorong pertumbuhan wirausahawan kita, tapi perguruan tinggi juga memberi bekal yang lebih, kemampuan entrepreneur," ungkapnya.