Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Kesehatan Gunungkidul terus mengawasi kesehatan anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang dinyatakan terpapar Covid-19. Total ada 23 siswa yang dinyatakan positif dan empat di antaranya menjalani perawatan di RSUD Wonosari.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga terkait dengan kondisi 23 anggota paskibra yang dinyatakan positif corona. Ia mengungkapkan, pada saat ini kondisinya baik semua. “Memang ada yang dirawat di rumah sakit empat anak, tapi secara keseluruhan kondisinya baik,” kata Dewi, Jumat (20/8/2021).
Dia mengungkapkan, pemantauan dilakukan secara situasional dengan melibatkan petugas puskesmas. “Bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Yang jelas, terus diawasi sehingga kesehatannya terpantau dengan baik,” ungkapnya.
Dewi belum bisa memastikan penyebab terjadinya penularan. Meski demikian, ia menduga kemungkinan penularan yang terjadi antar petugas saat berada di lokasi karantina. Meski tidak anggota paskibra tidak boleh keluar masuk, tetapi ada petugas yang keluar masuk lokasi setiap harinya.
“Memang tidak boleh keluar tapi ada yang melayani. Misalnya yang bersihkan ruangan, menyediakan makan dan petuas ini keluar masuk dari lokasi karantina,” katanya.
Baca juga: Jukir Pasar Beringharjo Meninggal Dunia Setelah Terjatuh
Dewi mengakui, tracing telah dilakukan. Total ada 72 anggota paskibra. Jumlah ini ditambah pendamping dan pelatih sebanyak 25 orang. “Berhubung satu asrama maka semua dilakukan pengetesan,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Disdikpora Gunungkidul, Ali Ridlo meralat jumlah anggota paskibra yang terpapar virus corona. Pada awalnya, ia mengungkapkan ada 20 anak, namun setelah dilakukan pengecekan ulang berdasarkan nama dan alamat lengkap maka jumlahnya ada 23 anak yang dinyatakan positif.
Menurut dia, empat anak sedang dirawat di RSUD Wonosari. Sedangkan sisanya sebanyak 19 anak menjalani isolasi mandiri karena masuk dalam kategori tanpa gejala. “Masih menjalani isolasi dan setelah lima hari akan dites ulang. Mudah-mudahan hasilnya baik dan anggota paskibra bisa segera sembuh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.