Ratusan Penyandang Disabilitas di Bantul Terima Suntikan Vaksin Covid-19 dari Sinopharm

Foto ilustrasi: Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac dosis kedua sebelum disuntikan ke tenaga kesehatan saat Gebyar Vaksin COVID-19 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). - ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
21 Agustus 2021 02:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Percepatan vaksinasi terhadap penyandang disabilitas terus dilakukan oleh Pemkab Bantul. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya vaksinasi untuk penyandang disabilitas dalam dua hari terakhir.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan vaksinasi terhadap penyandang disabilitas telah dilakukan mulai Kamis (19/8/2021) di halaman kantor Dinkes Bantul dengan sasaran 445 orang.

"Hari ini kami juga menggelar vaksinasi untuk warga disabilitas untuk 500 orang di SLB Manding. Setelah itu masih ada vaksinasi untuk warga disabilitas yang digelar di BPRTD Pundong," kata Abed, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: DIY Tambah 820 Kasus Covid-19, Positivity Rate 18,21%

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja mengatakan, vaksinasi untuk warga disabilitas menggunakan vaksin Sinopharm. Dari sekitar 6.000 warga disabilitas, separuh akan divaksin menggunakan vaksin buatan China ini.

Sementara sisanya untuk umur dibawah 18 tahun akan menggunakan vaksin Sinovac. Adapun target dari Pemkab Bantul, warga disabilitas di Bantul selesai divaksin menggunakan Sinopharm dosis pertama, September 2021.

"Kami sendiri kemarin mendapatkan suplai Sinophram sebanyak 1.430 dosis. Untuk dosis pertama dan akan kami habiskan. Nanti sebelum habis, kami akan minta tambahan dari provinsi, " kata Agus.

Sementara salah satu warga disabilitas, Basuki, warga Imogiri mengaku jika mendapatkan undangan vaksinasi dari kelompok. Sebelumnya, kelompoknya telah didata oleh Dinas Sosial Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Bantul. "Jadi tidak mendaftar sendiri. Dari kelompok ada undangan vaksinasi. Dan saya menyambut positif langkah ini," kata Basuki.