Usia Produktif Jadi Sasaran Vaksinasi

Salah seorang mahasiswa mendapat suntikan vaksin, yang diselenggarakan di Auditorium UPN "Veteran" Yogyakarta, Sabtu (21/8/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
26 Agustus 2021 15:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY bekerja sama dengan BPD DIY mendukung percepatan vaksinasi. Salah satunya menyasar usia produktif, mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta.

Waketum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY, Robby Kusumaharta mengatakan vaksinasi ini tidak hanya berbicara sektor ekonomi, tetapi manusia produktif. “Produktif dimulai yang ada di kampus, mereka [mahasiswa] potensi yang produktif. Ketika bisa kuliah, kampus jalan, baru ekonomi masyarakat juga akan berjalan,” ucap Robby, di sela kegiatan vaksinasi di Kampus 1 UPN “Veteran” Yogyakarta, Sabtu (22/8/2021).

Saat semua sudah divaksin, membuat lebih tenang untuk beraktivitas. Herd immunity diharapkan juga bisa tercapai. “Nantinya teman-teman mahasiswa dapat kuliah lagi, kos-kosan dapat berjalan, sektor yang lain berjalan,” ujarnya.

Senada dengan Robby, Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan perlu sinergi untuk percepatan vaksinasi ini. Pada kesempatan vaksinasi mahasiwa itu, tidak hanya sekedar berbicara sektor ekonomi. Namun, bagaimana mempersiapkan generasi bangsa berikutnya.

“Vaksinasi ini agar mahasiswa memperoleh pendidikan sesuai semestinya. Untuk itu maka pada hari ini BPD DIY men-support Kadin DIY dan UPN dalam rangka vaksinasi mahasiswa. Dampaknya nanti tentu juga luas,” ujarnya.

Santoso mengatakan ketika mahasiswa nanti datang dan melakukan perkuliahan tatap muka, selain dapat menyerap ilmu secara maksimal, aktivitas pendukung ekonomi juga akan bangkit. “Kalau semua sudah bagus kesehatan masyarakat, bisa beraktivitas normal masyarakat Jogja,” ujar Santoso.

Rektor UPN “Veteran” Yogyakarta, Mohamad Irhas Effendi menyambut baik dukungan vaksinasi dari Kadin DIY dan BPD DIY. “Awalnya kami mencari alternatif mahasiswa dan keluarga besar, gayung bersambut, ada dukungan dari Kadin DIY dan BPD DIY,” ucapnya.

Irhas mengatakan kegiatan vaksinasi ini akan mendukung, ketika dilakukan perkuliahan hybrid learning, blended learning, atau bahkan luring. “Untuk dosen, tenaga pendidik sudah mencapai 2.000. Pelaksanaan ini 500 peserta mahasiswa, Sabtu (28/8) akan melaksanakan 500 lagi, dan akan terus berlanjut, agar tercipta herd immunity,” ujarnya.