Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul tak ingin kecolongan wisatawan yang menerobos masuk ke kawasan pantai. Rencananya sejumlah jalur kecil yang disinyalir menjadi akses pantai dijaga ketat.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan sudah berkoordinasi memperkekat jalur wisata, khususnya di kawasan pantai. Rencananya ada penambahan personel yang bertugas menjaga di sejumlah titik dengan tujuan menghalau calon wisatawan masuk ke pantai.
BACA JUGA: Pemilu dan Pilkada Serentak Tetap Digelar pada 2024
“Ada tambahan 28 personel. Empat dari TNI, sembilan dari kepolisian, dishub empat orang, SAR Satlinmas tujuh petugas dan Satpol PP ada empat orang,” kata Hary, Jumat (3/9/2021).
Sementara, pengawasan TPR sudah berjalan dengan melibatkan personel dari kalurahan.
“Kami libatkan pamong dari tiga kalurahan meliputi Kemadang, Ngestirejo, dan Banjarejo,” ungkapnya.
Personel tambahan akan ditempatkan di sejumlah jalur yang disinyalir menjadi akses ke kawasan pantai. Jalur-jalur ini di antaranya Pakwarak, Sepanjang dan jalan di dekat Pantai Drini. “Kami akan optimalkan pengawasan untuk menghalau calon wisatawan yang berusaha akan masuk pantai. Kami juga terus lakukan koordinasi dengan unsur OPD lain guna memaksimalkan penyekatan,” katanya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Matinus Sakti Givriyanto mengatakan ada 20 personel yang akan disiagakan untuk membantu penyekatan, serta ada dukungan dari personel polsek.
Pengawasan juga dilaksanakan di simpang tiga Mulo, Kapanewon Wonosari. Titik ini dianggap menjadi lokasi strategis karena menjadi jalur utama wisatawan menuju Pantai Baron atau Indrayanti via Kapanewon Tepus. “Penyekatan bisa dimulai dari sini untuk menghalau calon wisatawan,” katanya.
BACA JUGA: Bantuan Subsidi Upah Tahap 4 Siap Dicairkan
Penyekatan juga dilakukan di pos yang telah didirikan, yakni di Dusun Candi, Jatiayu, Karangmojo dan Bedoyo, Kapanewon Ponjong. Menurut dia, di dua titik ini menjadi akses bagi wisatawan luar daerah khususnya dari wilayah Jawa Tengah.
“Perlu kami perkuat karena sebagian wilayah di sana [Jawa Tengah] PPKM sudah masuk level 3. Jadi, potensi pergerakan calon wisatwan ada sehingga diputuskan untuk disekat mulai dari wilayah perbatasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pengentasan kemiskinan perlu ekosistem yang menghubungkan perlindungan sosial dan pemberdayaan.
Monaco mengalahkan PSG 2-1 pada pekan ketiga Liga Prancis. Lyon menang atas Auxerre dan kini menempati posisi kedua klasemen.
Pertamina NRE melirik potensi EBT Sumbar sebesar 10.054 MW untuk mendukung pengembangan energi hijau dan transisi energi.
DPRD Kota Jogja menyoroti penerapan K3 proyek jalan setelah kecelakaan di Bugisan. Kontraktor diminta memperketat keselamatan warga.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Sabtu 5 September 2026, tersedia malam hari melalui layanan SIMENOR..