Kasus Pemerkosaan Gadis Disabilitas di Gunungkidul Terungkap
Kasus pemerkosaan gadis disabilitas di Gunungkidul terungkap. Dua pelaku ditangkap dan terancam hukuman hingga 12 tahun penjara.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul tak ingin kecolongan wisatawan yang menerobos masuk ke kawasan pantai. Rencananya sejumlah jalur kecil yang disinyalir menjadi akses pantai dijaga ketat.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan sudah berkoordinasi memperkekat jalur wisata, khususnya di kawasan pantai. Rencananya ada penambahan personel yang bertugas menjaga di sejumlah titik dengan tujuan menghalau calon wisatawan masuk ke pantai.
BACA JUGA: Pemilu dan Pilkada Serentak Tetap Digelar pada 2024
“Ada tambahan 28 personel. Empat dari TNI, sembilan dari kepolisian, dishub empat orang, SAR Satlinmas tujuh petugas dan Satpol PP ada empat orang,” kata Hary, Jumat (3/9/2021).
Sementara, pengawasan TPR sudah berjalan dengan melibatkan personel dari kalurahan.
“Kami libatkan pamong dari tiga kalurahan meliputi Kemadang, Ngestirejo, dan Banjarejo,” ungkapnya.
Personel tambahan akan ditempatkan di sejumlah jalur yang disinyalir menjadi akses ke kawasan pantai. Jalur-jalur ini di antaranya Pakwarak, Sepanjang dan jalan di dekat Pantai Drini. “Kami akan optimalkan pengawasan untuk menghalau calon wisatawan yang berusaha akan masuk pantai. Kami juga terus lakukan koordinasi dengan unsur OPD lain guna memaksimalkan penyekatan,” katanya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Matinus Sakti Givriyanto mengatakan ada 20 personel yang akan disiagakan untuk membantu penyekatan, serta ada dukungan dari personel polsek.
Pengawasan juga dilaksanakan di simpang tiga Mulo, Kapanewon Wonosari. Titik ini dianggap menjadi lokasi strategis karena menjadi jalur utama wisatawan menuju Pantai Baron atau Indrayanti via Kapanewon Tepus. “Penyekatan bisa dimulai dari sini untuk menghalau calon wisatawan,” katanya.
BACA JUGA: Bantuan Subsidi Upah Tahap 4 Siap Dicairkan
Penyekatan juga dilakukan di pos yang telah didirikan, yakni di Dusun Candi, Jatiayu, Karangmojo dan Bedoyo, Kapanewon Ponjong. Menurut dia, di dua titik ini menjadi akses bagi wisatawan luar daerah khususnya dari wilayah Jawa Tengah.
“Perlu kami perkuat karena sebagian wilayah di sana [Jawa Tengah] PPKM sudah masuk level 3. Jadi, potensi pergerakan calon wisatwan ada sehingga diputuskan untuk disekat mulai dari wilayah perbatasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus pemerkosaan gadis disabilitas di Gunungkidul terungkap. Dua pelaku ditangkap dan terancam hukuman hingga 12 tahun penjara.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.