Pemkot Jogja Terapkan One Gate System untuk Kendaraan Umum Pekan Ini

Suasana di Terminal Giwangan, Kamis (6/5/2021)-Harian Jogja - Sirojul Khafid
07 September 2021 19:17 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Mempertimbangkan akhir pekan di Jogja yang beberapa kali ramai pengunjung, Pemerintah Kota Jogja hendak menerapkan one gate system untuk kendaraan umum mulai pekan ini.

One gate system mengharuskan kendaraan umum untuk masuk ke Terminal Giwangan terlebih dahulu untuk pemeriksaan. Apabila kelengkapan surat seperti vaksin atau negatif Covid-19 terpenuhi, maka kendaraan umum ini bisa memasuki Kota Jogja.

Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, saat ini masih dalam proses persiapan pelaksanaan. “Pertama, kami minta komitmen dari asosiasi penyedia jasa bus wisata untuk menyeleksi di awal, rombongannya sudah membawa kartu vaksin atau surat swab negatif,” kata Heroe di Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (7/9/2021). “Kedua, saya harapkan semua wisatawan ini mau tidak mau harus men-download aplikasi Peduli Lindungi. Ini akan lebih memudahkan kami, kami bisa menemukan kartu vaksin dan hasil swab antigen atau PCR di aplikasi tersebut.”

BACA JUGA: Resmi, Sekolah di DIY Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Menurut Kelapa Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, kondisi ramai saat akhir pekan tidak hanya di Jogja, namun juga daerah lain di DIY. Meski ada penyekatan jalan, masih ada saja kendaraan luar Kota Jogja yang masuk.

Pada dasarnya, kesadaran masyarakat yang datang ke Jogja dengan memenuhi persyaratan menjadi poin utamanya. Sementara one gate system ini merupakan respons pemerintah daerah terhadap kedatangan orang dari luar kota.

“Insyallah warga negara Indonesia [sadar, bahwa saat ini] sedang menghadapi pandemi. Pemerintah jangan diartikan mempersulit, tapi memberikan perlindungan. Kalau tidak patuh mending tidak ke Jogja,” kata Agus.

Untuk saat ini belum ada destinasi wisata di Jogja yang buka. Sehingga tempat parkir di daerah wisata untuk kendaraan umum juga belum diperbolehkan. Agus mengimbau masyarakat, terutama yang hendak ke Jogja untuk mematuhi peraturan yang ada. Hal ini sebagai upaya bersama dalam mengurangi kasus Covid-19.

“Harapan saya warga yang datang aware dengan kota tujuannya. Agar warga di sini juga aman,” katanya.