Ada Vaksinasi dengan Suasana Desa, Disuguhi Pemandangan Sawah hingga Sungai

Pelaksanaan vaksinasi di Peace Village yang terletak di Pedukuhan Taraman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (7/9/2021). - Ist.
07 September 2021 05:37 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Vaksinasi seringkali digelar pada gedung luas dengan antrean yang panjang. Di Sleman ada sebuah lokasi vaksinasi dengan suasana yang tidak umum seperti sentra vaksinasi lainnya.

Peserta vaksinasi bisa menikmati suasana pedesaan, melihat areal persawahan, perkebunan hingga mendapatkan beragam makanan lokal dari penyelenggara. Tempat yang unik dan menarik untuk vaksinasi ini berada di Peace Village yang terletak di Pedukuhan Taraman, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman.

BACA JUGA : Penanganan Covid-19 Sleman: Kasus Menurun, Vaksinasi Capai 76 Persen

Senin (6/9/2021) para peserta vaksinasi dapat masuk melewati sebuah jalan sempit yang belum dikeraskan setelah memarkir kendaraan di sebuah lahan dekat jalan umum. Peserta kemudian menuju tempat tunggu antrean pendaftaran dan verifikasi peserta. Tempat di sebelah playgroud anak-anak dijasikan jadi tempat antrean menunggu sebelum verifikasi.

Di sekitar area ini peserta dapat menyaksikan sejumlah tanaman mulai dari cabai hingga ketela.

Setelah melewati verifikasi, para peserta lalu memasuki area gazebo untuk mendapatkan injeksi vaksin Covid-19. Gazebo ini dipisahkan dengan aliran air irigasi yang cukup jernih. Tepat di belakang gazebo pemadangan sawah yang baru saja ditanami padi. Tak sedikit peserta vaksinasi sembari berswafoto dengan latar sawah saat sedang divaksin.

Setelah diberi vaksin, peserta akan turun ke area gazebo yang berada di dataran agak rendah yang berdekatan dengan sungai. Di lokasi ini, tepat di area pepohonan serta di pinggiran sungai, peserta menunggu sekitar 30 menit untuk diobservasi. Setelah dinyatakan tidak ada efek samping peserta diperbolehkan pulang melalui rute berbeda dengan melewati pematang sawah.

“Berbeda dengan tempat lain memang, tempatnya nyaman, cepat jug, udaranya sejuk,” ucap salah satu warga Tempel, Sleman, Siswanto usai menjalani vaksinasi dosis kedua di Peace Village, Senin (6/9/2021).

Ketua Pelaksana Vaksinasi Peace Village Itun Murdiyanto mengatakan lokasi vaksinasi memang dipilih tempat khusus agar peserta merasa nyaman. Jika sentra vaksinasi lainnya lebih banyak dihelat di gedung, kini ditampilkan dengan suasana pedesaan yang sejuk.

“Kami sengaja pilih untuk tempat nyaman, udara sejuk, sirkulasinya bagi, bisa dikatakan wisata vaksin, area vaksinasi dan observasi kami bikin layout seperti ini agar tidak monoton seperti area vaksinasi lainnya,” katanya.

Ia bekerja sama dengan RSPAU Hardjolukito dalam melakukan vaksinasi tersebut, pada hari itu tercatat ada 980 sasaran yang divaksin, didominasi dosis kedua. Vaksinasi di lokasi tersebut selanjutnya akan digelar lagi, karena pada hari itu ada masyarakat yang mengikuti vaksinasi dosis pertama. Adapun peserta yang terdaftar tidak hanya dari masyarakat sekitar namun juga juga dari luar wilayah Kapanewon Ngaglik.

BACA JUGA : Vaksinasi Pelajar di Kota Jogja Sudah Selesai

“Ini untuk membantu percepatan vaksinasi. Kami atur sedemikian rupa agar tidak terjadi kerumunan ini yang paling penting. Kami berikan sarapan berupa snack juga agar ketika menunggu antrean tidak jenuh, bisa duduk sambil makan,” ucapnya.

Adapun Peace Village merupakan sebuah komunitas di tingkat desa yang digagas oleh Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid. Komunitas ini melakukan sejumlah pemberdayaan ekonomi dengan menyasar masyarakat kecil, koperasi, hingga beragam bentuk kegiatan sosial.

“Selain pemberdayaan ekonomi, ada sejumlah aktivitas kemanusiaan. Mulai dengan gerakan Sebisanya yang bergerak membantu masyarakat yang terdampak, dan juga menggelar vaksinasi massal,” ujar Panitia Vaksinasi lainnya, Kuswidiyantoro.