Penanganan Covid-19 Sleman: Kasus Menurun, Vaksinasi Capai 76 Persen

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melihat kesiapan operasional RS Darurat Khusus Covid-19 Respati di Jalan Tajem, Senin (19/7 - 2021)/ist
07 September 2021 00:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kabupaten Sleman berakhir 6 September 2021. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo optimis Sleman turun ke level 3 karena kasus covid-19 di wilayahnya mengalami tren penurunan yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir.

Data Dinas Kesehatan, dari tanggal 17 Juli - 4 September terjadi dari biasanya di atas 500 kasus per menjadi di bawah 200 kasus per hari. Untuk tren kasus meninggal, juga mengalami penurunan dari sempat meninggi di 60 kasus per hari, kini sudah di bawah 10 kasus per hari. Dalam sepekan erakhir jumlah kasus pasien sembuh mencapai 2.378 orang.

BACA JUGA : Bantul Maksimalkan Mobil Vaksin untuk Menyasar Warga yang Belum Divaksin

Selain penurunan kasus, capaian vaksinasi di Sleman juga tergolong tinggi. Akumulasi vaksin bagi tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat umum dan rentan usia termasuk disabilitas telah mencapai 76,20%. Jika Sleman turun ke level 3 di minggu ini, maka Pemkab akan melakukan beberapa pelonggaran terutama untuk sektor pendidikan dan wisata.

“Jika diperpanjang, saya optimis level Sleman akan turun di level 3 dan ada pelonggaran lain seperti pendidikan dan wisata,” terang Kustini, Senin (6/9/2021).

Ditambahkan Kustini, Pemkab juga telah menyiapkan skenario dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) dan pembukaan tempat wisata. Skenario ini siap dilaksanakan apabila level di Sleman sudah turun dan mendapatkan ijin dari pemerintah pusat.

BACA JUGA : Vaksinasi Pelajar di Kota Jogja Sudah Selesai

“Secara sistem dan prinsip kita sudah siap. Karena ini sudah kita rancang jauh-jauh hari. Harapannya minggu ini (level) kita bisa turun dan mulai menerapkan uji coba tersebut,” tambah Kustini.