Advertisement

Korupsi JJLS di Gunungkidul: Lurah Karangawen Beralasan Cari Ketenangan

Herlambang Jati Kusumo
Jum'at, 10 September 2021 - 13:27 WIB
Budi Cahyana
Korupsi JJLS di Gunungkidul: Lurah Karangawen Beralasan Cari Ketenangan Proyek JJLS. - JIBI/Dok.

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepolisian masih mendalami dugaan korupsi yang melibatkan Lurah Karangawen, Girisubo, nonaktif Roji Suyanta. Kasus tersebut melibatkan Rp5,2 miliar uang ganti rugi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Sementara, Roji sempat berpindah-pindah di Jawa dan Kalimantan, sebelum akhirnya menyerahkan diri pada Rabu (8/9/2021).

BACA JUGA: Diduga Ambil Uang Ganti Rugi JJLS, Lurah Karangawen Gunungkidul Buron

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Pemeriksaan terus dilakukan termasuk terhadap uang yang seharusnya masuk ke rekening Kalurahan Karangawen, namun masuk ke rekening pribadi.

“Sudah menyerahkan diri pukul 21.00 WIB Rabu (8/9/2021). Saat ini masih proses pemeriksaan. Nanti akan kami sampaikan ke rekan media, apakah pelakunya satu atau bertambah. Tunggu pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Aditya, Kamis (9/9/2021).

Kanit Tipikor Polres Gunungkidul Iptu Wawan Anggoro mengatakan setidaknya sudah ada 13 saksi yang dimintai keterangan.

Roji saat menyerahkan diri mengaku tidak berniat kabur, tetapi hanya mencari ketenangan. Ia mengaku tertekan dengan kasus ini. “Saya tidak melarikan diri, saya laki-laki. Saya menenangkan diri dulu. Saya khawatir jika tidak menenangkan diri, jawaban saya takut salah,” ujar pria yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) itu.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK: Hakim Agung Sudradjad Bermain di Banyak Perkara

News
| Minggu, 25 September 2022, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement