Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Calon anggota Kaltana Balecatur mengikuti gladi posko di kantor Kalurahan Balecatur, Rabu (15/9/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY bersama BPBD Sleman melanjutkan pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana), salah satunya di Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, untuk menguatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Sleman, Hendri Darma Wijaya, menjelaskan Kaltana merupakan program BPBD DIY yang pada pelaksanaan lapangannya dibantu oleh BPBD Sleman. Di Kalurahan Balecatur, Kaltana akan dikukuhkan pada Jumat (17/9/2021) lusa.
Ada 30 personel yang dikukuhkan dalam Kaltana Balecatur, yang meliputi berbagai elemen masyarakat. “Kami sudah mengadakan rakornis [rapat koordinasi internalisasi] selama delapan kali, mereka diberi pengetahuan tentang ancaman bencana dan bagaimana menanggulangi bencana,” ujarnya, Rabu (15/9/2021).
Anggota Kaltana juga diberi bekal bagaimana merancang rencana kontingensi penanggulangan bencana. Setelah berbagai pembekalan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan gladi posko yang digelar pada Rabu dan Kamis (15-16/9/2021) di kantor Kalurahan Balecatur.
Dalam pertemuan rakornis, telah dilakukan kajian risiko, dengan melihat ancaman bencana yang ada di wilayah Balecatur. “Mungkin ada banjir, angin kencang, erupsi Gunung Merapi dan lainnya. Kami kaji dan nilai risikonya, yang paling tinggi apa. Ternyata yang tertinggi angin kencang,” katanya.
Dari kajian tersebut ditentukan dalam gladi posko, Kaltana akan memeragakan penanggulangan bencana angin kencang. Ke depan, Kaltana memiliki tugas terkait kebencanaan yang meliputi tiga tahap, yakni pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.
“Saat tidak ada bencana mereka sosialisasi ke masyarakat. Anggotanya ada seperti Pak Dukuh, karang taruna, mereka sosialisasikan ke warga tentang ancaman bencana dan penanganannya. Kemudian saat terjadi bencana, mereka sudah ada tim, ada evakuasi, kesehatan, informasi, evakuasi dan lainnya, yang akan bergerak,” katanya.
Lalu setelah bencana selesai, Kaltana akan melakukan asesmen, yakni mendata kerusakan apa saja yang terjadi, untuk mendapat tindak lanjut berupa bantuan dan sebagainya. Dengan terbentuknya Kaltana Balecatur, maka di Sleman akan ada sebanyak 66 Kaltana, dari total 86 Kalurahan.
Kasubbid Pencegahan BPBD DIY, Enaryaka, mengatakan pada September ini untuk Kalurahan Sleman ada dua Kaltana yang dibentuk, yakni Kalurahan balecatur, Kapanewon gamping dan Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan.
Selain rakornis, BPBD DIY juga memberikan sejumlah peralatan kepada Kaltana, diantaranya rambu evakuasi titik kumpul dan alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). “Serta akan dapat peralatan penanggulangan bencana yang diserahkan pada akhir tahun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Timnas Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF 2026 melawan Kamboja sebelum menghadapi Vietnam dan Singapura. Simak jadwal lengkap serta peluang Garuda lolos
Fabio Quartararo resmi ke Honda HRC dengan kontrak 2 musim! Juara dunia 2021 ini gantikan Joan Mir dan siap hadapi era 850cc MotoGP. Simak selengkapnya.
Istana Kepresidenan menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih meski evaluasi terus berjalan.
Final Piala AFF 2026: Timnas putri Indonesia vs Laos di Kuala Lumpur, Rabu 22 Juli pukul 19.45 WIB. Indonesia incar gelar kedua, Laos debut final.
Menjaga bumi tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, cukup dengan menanam satu pohon yang kelak memberi kehidupan bagi banyak orang