DPRD Kulonprogo Menilai Pemkab Lamban Terapkan PTM

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
16 September 2021 06:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-DPRD Kabupaten Kulonprogo menilai Pemkab Kulonprogo lamban dalam menerapkan sistem pembelajaran tatap muka (PTM). Hak anak dalam mendapatkan pendidikan menjadi terganggu imbas penerapan PTM yang tak kunjung direalisasikan.

Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo Istana menyampaikan pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan di rumah masing-masing siswa tidak sedikit menimbulkan kendala bagi orang tua. Orang tua diminta untuk mendampingi anak. Di saat bersamaan, orang tua juga harus memikirkan kondisi ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19.

"Dinas semestinya melihat kondisi riil di lapangan. Anak-anak sudah tidak bersekolah selama dua tahun sehingga tidak mendapat transformasi ilmu. Transformasi ilmunya menjadi tidak terukur. Anak-anak gagal mendapatkan hak pendidikan," kata Istana pada Rabu (15/9/2021).

Politisi PDIP asal Kulonprogo ini menilai jika PTM merupakan upaya yang harus dilakukan oleh Pemkab Kulonprogo. Ia menilai SDM yang unggul berasal dari lini pendidikan yang berkualitas. Terlebih, konstitusi juga mengamanatkan pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Dulu Pemkab minta supaya guru diprioritaskan divaksin. Kemudian, sudah kami lakukan sehingga yang sebelumnya cuma 40 persen sekarang sudah 90 persen guru tervaksin. Anak-anak SMP pun demikian, dari sekitar 15.000 sudah hampir semuanya tervaksin. Fasilitas, sarana dan prasarana juga sudah siap, kenapa tidak segera dimulai," kata Istana.

Baca juga: PHRI Bantul Sudah Ingatkan Litto untuk Lengkapi Izin

Jelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Bumi Binangun, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo fokus menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan pelaksanaan PTM yang mengacu kepada SKB empat menteri.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan SOP yang sedang disiapkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo terkait dengan PTM yang rencananya dilaksanakan dalam beberapa waktu dekat bakal disesuaikan dengan kondisi yang ada di wilayah kabupaten Kulonprogo.

"Saat ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo tengah menggodok standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan pelaksanaan PTM di wilayah kabupaten Kulonprogo sesuai dengan protokol pencegahan penularan Covid-19," kata Fajar.

Uji Coba

Kepala Disdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo, menyatakan sebelum masa PPKM darurat diberlakukan tidak sedikit sekolah yang sudah melakukan uji coba PTM. Baik jenjang SMP sampai dengan SD dan taman kanak-kanak.

Berdasarkan catatan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, sudah ada 12.093 pelajar atau sekitar 79 persen dari total sasaran 15.419 pelajar di Kulonprogo telah mendapat injeksi vaksin Covid-19.

"Mereka adalah pelajar usia 12 tahun ke atas yang mayoritas duduk di bangku SMP. Adapun untuk guru dan tenaga pendidik dari total 10.140 orang sasaran kebanyakan sudah divaksin. Kulonprogo tinggal menunggu waktu untuk melaksanakan PTM," kata Arif.