Sleman Targetkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Capai 80% pada Oktober

Vaksinasi pelajar SMP dan SMA Budi Utama, Sinduadi, Mlati, Sleman, Rabu (14/7/2021)-Harian Jogja - Gigih M Hanafi
20 September 2021 08:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Hingga saat ini, vaksinasi di Sleman telah mencapai 67% dosis pertama dan 35% untuk dosis kedua. Pada Oktober mendatang, Pemkab Sleman menargetkan vaksinasi dosis pertama mencapai 80% sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Balai Dusun Cupuwatu II, Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Minggu (19/9/2021). Vaksinasi ini diselenggarakan atas kerja sama Daihatsu Jogja, Kedaulatan Rakyat, Dinas Kesehatan Sleman, TNI dan Polri.

Danang menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi. “Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan supportnya untuk terlaksananya vaksinasi secara gratis ini, untuk warga Sleman,” katanya.

Ia menuturkan di Sleman saat ini vaksinasi setiap hari rata-rata 7000-10.000 dosis. Pada bulan oktober mendatang, vaksinasi di Sleman diharapkan mencapai 80%, sehingga proses belajar mengajar dan aktivitas sosial ekonomi dapat kita buka dan kembali berjalan.

BACA JUGA: Kasus Harian Covid-19 Filipina Meledak! Tertinggi di Asia Tenggara

"Harapan kami dengan kerjasama yang baik yang terus kita lakukan ini, target vaksinasi dapat kita capai, agar kekebalan komunal dapat segera kita dapatkan, mengingat capaian target vaksinasi ini juga sebagai salah satu syarat menurunkan level PPKM [Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat],” ungkapnya.

Kepala Daihatsu Jogja, Sigit Suryanto, mengatakan bahwasanya kegiatan vaksinasi ini merupakan rangkaian acara dari Daihatsu sebagai upaya mendukung pemerintah dalam pelaksanaan percepatan vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi kali ini berjumlah 1200 dosis.

Ia berharap seluruh rangkaian vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dan cepat sehingga kegiatan masyarakat dapat kembali dibuka sehingga aktivitas ekonomi bisa kembali berjalan. "Syukur saat ini meskipun dalam kondisi pandemi kami masih bisa melakukan kegiatan kerjasama dengan Pemkab Sleman meskipun dalam wujud vaksinasi massal" katanya.